Beranda / Travel / Wisatawan RI Kini Bisa Belanja Pakai QRIS di Korea Selatan

Wisatawan RI Kini Bisa Belanja Pakai QRIS di Korea Selatan

PROBATAM.CO, Batam – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Implementasi QRIS antarnegara dengan Korea Selatan. Kini, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan, maupun sebaliknya, bisa bertransaksi memakai QRIS.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyatakan implementasi QRIS antarnegara dengan Korea Selatan ini memastikan inovasi yang dikembangkan tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga siap digunakan dan memberikan manfaat nyata.

“Dan melalui pendekatan ini, Indonesia tidak hanya ingin menjadi user atau pemakai, tetapi juga co-creator bersama dengan rekan-rekan Bank Sentral di regional dalam ekosistem pembayaran global yang lebih inklusif dan lebih merata. Implementasi QRIS antarnegara Indonesia dengan Korea merupakan langkah konkret dalam mewujudkan agenda tersebut,” kata Filianingsih dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan di Gedung Pusat BI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Selain memudahkan transaksi, implementasi ini membuka peluang yang lebih luas bagi sektor pariwisata, perdagangan, serta UMKM, seiring tingginya mobilitas masyarakat Indonesia ke Korea Selatan maupun sebaliknya. Filianingsih melanjutkan, implementasi QRIS antarnegara dengan Korea Selatan ini salah satu yang tercepat dibandingkan kerja sama serupa dengan negara lain.

“QRIS dengan Korea ini mencatat yang paling cepat di antara yang lainnya. Mungkin kurang dari satu tahun ya. Nah, kolaborasi yang erat ini memastikan bahwa inovasi yang kita bangun tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga siap digunakan untuk memberikan manfaat yang nyata,” ucap Filianingsih.

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Filianingsih kembali memaparkan arah pengembangan sistem pembayaran nasional mengacu pada Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, sebagai kerangka strategis untuk mendorong transformasi digital yang tidak hanya berfokus pada digitalisasi, tetapi juga pada aspek kedaulatan, efisiensi, dan konektivitas global.

Dalam kerangka tersebut, QRIS antarnegara berada di persimpangan dua pilar utama, yakni pilar inovasi dan pilar internasional. Pilar inovasi difokuskan pada peningkatan efisiensi dan inklusi melalui pemanfaatan teknologi, sementara pilar internasional menitikberatkan pada pembangunan konektivitas pembayaran lintas negara yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, dengan tetap menjaga kedaulatan dan manajemen risiko.

“Jadi ini membuka peluang untuk sektor pariwisata dan sektor perdagangan dan serta UMKM. Dan untuk terhubung dengan pasar yang lebih luas, pasar regional dan pasar global,” lanjut Filianingsih.

Saat ini, QRIS antarnegara telah diimplementasikan di empat koridor, yakni dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang, dan kini diperluas dengan Korea Selatan sebagai mitra terbaru.

Bank Indonesia pun mencatat kinerja transaksi QRIS antarnegara menunjukkan perkembangan positif, dengan volume transaksi inbound ke Indonesia mencapai 5,9 juta transaksi, sementara transaksi outbound oleh masyarakat Indonesia tercatat sebanyak 1,7 juta transaksi.

Kemlu Sesalkan Kegagalan Perundingan Damai AS-Iran

“Dengan hadirnya Korea Selatan sebagai mitra baru, kita semakin memperkuat jaringan konektivitas pembayaran yang mendukung konektivitas ekonomi dan keuangan digital di kawasan,” tutur Filianingsih.

Sumber :  KUMPARAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement