Beranda / Olahraga / Untuk Pertama Kali Event Batam 10K ada Meet and Greet bersama Razer Patricia dan Maya Indri,

Untuk Pertama Kali Event Batam 10K ada Meet and Greet bersama Razer Patricia dan Maya Indri,

PROBATAM.CO, Batam Promosi Batam 10K 2026 “Beyond Borders” mendapat apresiasi dari seleb-run Razer Patricia dan atlet voli nasional Maya Kurnia Indri Sari (Maya Indri). Keduanya menilai promosi yang dilakukan penyelenggara cukup masif, bahkan gaung Batam 10K disebut telah terdengar hingga ke berbagai daerah di Pulau Jawa.

Hal tersebut disampaikan Razer Patricia dan Maya Indri saat hadir dalam acara “Batam 10K Meet and Greet with Razer Patricia dan Maya Indri” di Hotel Santika Batam Centre, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak serta para peserta Batam 10K 2026 dan menjadi ruang berbagi pengalaman seputar olahraga lari sekaligus memperkenalkan Batam melalui sport tourism.

Razer Patricia mengapresiasi penyelenggaraan Batam 10K 2026 yang menurutnya memiliki promosi yang cukup kuat. Ia juga memberikan apresiasi terhadap tim penyelenggara yang dinilai ramah dan terbuka kepada para peserta.

“Menurut saya, promosinya cukup masif sekali. Bahkan di Jawa, informasi mengenai Batam 10K ini juga ramai terdengar. Tim penyelenggaranya juga sangat ramah dan humble. Mudah-mudahan ke depan pesertanya semakin banyak, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga bisa membawa nama Batam semakin mendunia,” ujar Razer.

Menurut Razer, kegiatan olahraga seperti Batam 10K tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus sarana memperkenalkan sebuah daerah. Ia melihat Batam memiliki potensi untuk semakin dikenal sebagai kota yang modern dan menarik untuk dikunjungi.

Serukan “Free Palestine”, Prabowo Dapat Serban dan Berpelukan dengan Dubes Palestina

Hal senada disampaikan Maya Indri. Menurutnya, penyelenggaraan Batam 10K memberikan dampak positif dalam memperkenalkan Kota Batam kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk melalui kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara.

“Event seperti Batam 10K ini bukan hanya tentang lari, tetapi juga bagaimana kita memperkenalkan Batam kepada lebih banyak orang. Mudah-mudahan ke depannya semakin banyak peserta dari dalam dan luar negeri yang datang ke Batam dan event ini bisa terus berkembang,” kata Maya Indri.

Dalam sesi meet and greet, keduanya juga berbagi pengalaman mengenai persiapan sebelum mengikuti lomba, pentingnya menjaga pola makan dan istirahat, hingga menghadapi tantangan saat berlari. Peserta yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dan berdiskusi secara langsung dengan kedua figur yang memiliki latar belakang berbeda dalam dunia olahraga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, dalam sambutannya turut mengungkap sejarah perjalanan event lari yang kini dikenal sebagai Batam 10K.

“Saya cerita sedikit mengenai sejarah 10K ini. Sebenarnya dulu nama event ini adalah Batu Ampar 10K karena lokasinya hanya terpusat disana. Kemudian event ini sempat vakum kurang lebih 12 tahun. Setelah Covid, kami kembangkan skalanya dan re-branding nama yang lebih universal menjadi Batam 10K untuk menarik cakupan pelari nasional dan internasional yang lebih luas,” ujar Ardiwinata.

Komisi X DPR Dukung Gagasan Pendidikan Negeri Gratis, Minta Perhitungan Anggaran Matang

Menurutnya, perubahan nama tersebut tidak berarti menghilangkan sejarah yang telah melekat pada event tersebut. Salah satu bentuk penghormatan terhadap sejarah itu adalah dengan tetap mempertahankan logo asli Batu Ampar 10K dalam penyelenggaraan Batam 10K.

“Kita tetap mempertahankan logo asli dari Batu Ampar 10K yang dulu. Itu sebagai bentuk bahwa sejarah event sport tourism unggulan Kota Batam ini tidak kita lupakan. Dulu event ini hanya dilaksanakan hanya terpusat di satu tempat, sekarang kita bawa menjadi lebih luas, sehingga bisa menjangkau peserta dari berbagai daerah bahkan mancanegara,” lanjutnya.

Ardiwinata berharap semangat tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan dalam penyelenggaraan Batam 10K pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, keberlanjutan event serta semakin luasnya partisipasi peserta akan semakin memperkuat Batam sebagai destinasi sport tourism.

Kehadiran Razer Patricia dan Maya Indri dalam meet and greet juga menjadi bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan Batam 10K 2026 yang mengusung tema “Beyond Borders”. Event ini diikuti 2.200 peserta dari berbagai kategori, termasuk 5K, dengan kehadiran peserta dari sejumlah negara.

Dari sejarah Batu Ampar 10K hingga menjelma menjadi Batam 10K, semangatnya tetap sama: menghadirkan olahraga sekaligus membawa nama Batam semakin jauh. Kini, Batam 10K menjadi langkah baru untuk memperkenalkan Batam melalui sport tourism kepada Indonesia dan dunia. (*/hel)

Prabowo Ingatkan Santri Tak Mudah Percaya Informasi di Media Sosial

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement