PROBATAM.CO, Batam – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) wilayah Batam kian memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan optimal bagi pekerja.
Hari ini, secara resmi telah ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RS Awal Bros Batu Aji untuk pelayanan penanganan kasus kecelakaan kerja bagi peserta di tahun 2025.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tingginya angka kecelakaan kerja, khususnya di kawasan industri Batu Aji, yang didominasi oleh sektor galangan kapal (shipyard).
BPJamsostek memandang perlu adanya penambahan fasilitas kesehatan (faskes) kerja sama yang mumpuni untuk memastikan setiap pekerja mendapatkan penanganan terbaik dengan cepat.
Kepala Cabang BPJamsostek setempat mengungkapkan, Kawasan Batu Aji adalah pusat kegiatan industri padat risiko.
RS Awal Bros Batu Aji dipilih karena memiliki fasilitas yang lengkap dan reputasi yang baik dalam penanganan kasus trauma dan kecelakaan kerja yang kompleks.
“Kerjasama ini adalah jaminan mutu pelayanan bagi para pahlawan ekonomi kita.” katanya.
PKS ini secara resmi berlaku mulai 1 November 2025
Melalui kerja sama ini, peserta BPJamsostek yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan manfaat perlindungan yang diperluas, meliputi:
- Perawatan Rawat Inap (Ranap): Fasilitas hingga Kelas 1 di RS Awal Bros Batu Aji.
- Perawatan Rawat Jalan (Rajal): Layanan pemeriksaan dan pengobatan komprehensif.
- Pengobatan: Penjaminan penuh biaya pengobatan yang diperlukan.
- Rehabilitasi Medis: Akses penuh terhadap program rehabilitasi medis hingga peserta dinyatakan pulih dan mampu bekerja kembali.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Suci Rahmad mengatakan, bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas pemulihan para pekerja, sehingga mereka dapat kembali produktif tanpa dibebani biaya.
“Kerja sama ini “Diharapkan mampu memangkas waktu penanganan dan memberikan pelayanan yang optimal bagi para pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja,”
“Kami berharap juga kerja sama ini mampu meningkatkan pelayanan bagi peserta ke depannya, sehingga para pekerja merasa lebih terlindungi dan cepat pulih untuk kembali bekerja,” tutup Suci Rahmad.




Komentar