PROBATAM.CO, Batam – Sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan dan inklusivitas, tujuh hotel yang tergabung dalam Ascott Regional Batam berkolaborasi menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka memperingati Global Disability Awareness Day.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program keberlanjutan Ascott Cares ini berlangsung pada Kamis (26/5) mulai pukul 09.00 WIB di HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam.
Adapun tujuh hotel yang terlibat dalam kegiatan ini, yakni;
- HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam (tuan rumah)
- HARRIS Resort Barelang Batam
- HARRIS Hotel Batam Center
- HARRIS Resort Waterfront Batam
- Oakwood Hotel & Apartments Batam
- YELLO Hotel Harbour Bay Batam
- FOX Hotel Nagoya Batam
Kegiatan sosial ini melibatkan 20 peserta teman netra yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Batam dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Batam.
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, para peserta juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam tiga materi utama untuk meningkatkan kemandirian serta daya saing ekonomi di era digital, yaitu;
Edukasi Pemanfaatan Smartphone
Peserta mendapatkan pelatihan mengenai optimalisasi fitur aksesibilitas seperti screen reader guna mendukung aktivitas dan komunikasi sehari-hari.
Hospitality Guest Interaction
Pelatihan komunikasi dasar sesuai standar industri perhotelan untuk meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi di ruang publik maupun lingkungan kerja.
Pemberdayaan Konten Digital
Peserta didampingi membuat konten kreatif untuk membantu mempromosikan usaha mandiri yang mereka jalankan.
Acara dibuka secara resmi oleh General Manager HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam, Ryan Damanik, yang mewakili manajemen Ascott Regional Batam. Dalam sambutannya, Ryan menegaskan pentingnya menciptakan ruang inklusif, khususnya di sektor pariwisata dan industri jasa.
“Di bawah payung komitmen global Ascott Cares, kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan dampak sosial yang inklusif. Hari ini kami tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga belajar dari semangat luar biasa teman-teman PPDI dan Pertuni. Melalui edukasi teknologi digital dan hospitality, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi bagi teman-teman netra di Batam untuk semakin mandiri, berdaya secara ekonomi, dan mampu mengoptimalkan potensi usaha mereka di era digital,” ujar Ryan.
Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan PPDI Kota Batam, Fachrizal, S.E., yang mengaku sangat terbantu dengan pelatihan yang diberikan.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Ascott Regional Batam. Materi seperti pembuatan konten usaha dan pemanfaatan smartphone secara optimal merupakan bekal nyata yang dapat langsung diterapkan oleh teman-teman untuk meningkatkan taraf hidup dan usaha mereka. Langkah inklusif seperti ini sangat kami butuhkan,” ungkap Fachrizal.
Melalui kegiatan ini, Ascott Regional Batam kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif bagi komunitas lokal. Program ini juga menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk tetap produktif, mandiri, dan berdaya di tengah masyarakat. (*/r)





Komentar