PROBATAM.CO, Batam – Mini Teater Museum Batam Raja Ali Haji kembali menjadi ruang apresiasi bagi pelaku industri kreatif Kota Batam. Kali ini, fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk menggelar pemutaran perdana (premiere) film PIN karya sutradara muda Batam, Yanis Alfata, Kamis (16/7/2026).
Penayangan film yang dihadiri para pemain, kru, serta komunitas film indie Batam itu menjadi bukti bahwa museum kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya, tetapi juga berkembang menjadi ruang ekspresi bagi insan kreatif daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan Pemerintah Kota Batam terus mendorong pemanfaatan Mini Teater Museum Batam sebagai wadah bagi sineas lokal untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada masyarakat.
“Mini Teater Museum Batam kami hadirkan bukan hanya sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai ruang yang terbuka bagi para pelaku seni dan industri kreatif. Kami ingin museum menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi sehingga lahir semakin banyak karya anak daerah yang membanggakan Batam,” ujar Ardiwinata.
Menurutnya, perkembangan industri kreatif, khususnya perfilman, perlu mendapat dukungan melalui penyediaan ruang apresiasi yang representatif. Kehadiran mini teater di Museum Batam diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan komunitas film untuk menggelar pemutaran karya, diskusi, hingga kegiatan edukatif lainnya.
Ardiwinata menambahkan, Pemerintah Kota Batam melalui Disbudpar akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas seni dan budaya agar museum semakin hidup sebagai pusat aktivitas kreatif masyarakat.
“Semoga semakin banyak sineas muda Batam yang memanfaatkan fasilitas ini. Kami ingin karya-karya film lokal terus tumbuh, dikenal masyarakat, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Pemutaran perdana film PIN sendiri berlangsung hangat dan mendapat apresiasi dari para talent, aktor, serta pegiat film indie yang hadir. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari semakin aktifnya pemanfaatan Mini Teater Museum Batam Raja Ali Haji sebagai ruang berkarya sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di Kota Batam. (*/hel)





Komentar