Beranda / Gaya Hidup / Halal Bihalal KBSP AM 50 Kota di Dangau Pitossa Harau Berlangsung Penuh Keakraban

Halal Bihalal KBSP AM 50 Kota di Dangau Pitossa Harau Berlangsung Penuh Keakraban

PROBATAM.CO, Payakumbuh – Halal Bihalal (HBH) 1443 H ‘Dunsanak Piliang’ yang diselenggarakan Keluarga Besar Suku Piliang Alam Minang Kabau (KBSP AM) Luak 50 Kota, berjalan lancar dengan suasana kekeluargaan yang kental.

Kegiatan HBH dipenghujung bulan Syawal 1443 H ini dilaksanakan di Aula Dangau Pitossa, Sarasah Bunta, Jorong Lubuak, Limpato, Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, Minggu (29/5/2022).

KBSP AM 50 Kota mencatat sejarah bagi Minang Kabau, khususnya bagi Suku Piliang. Pasalnya, HBH tahun ini dihadiri langsung oleh petinggi-petinggi suku piliang berasal dari 3 Luak, yakni; Luak Nan Tuo (Tanah Datar), Luak Agam dan Luak 50 Kota.

Selain itu, juga hadir dunsanak piliang yang tergabung dalam KBSP AM Provinsi Riau dan KBSP AM kabupaten/kota di Sumatera Barat. Misalnya hadir perwakilan KBSP AM Riau Sri Nofrita, SH, KBSP AM Bengkalis, KBSP AM Pekanbaru, KBSP AM Padang, KBSP AM  Luak Nan Tuo (Tanah Datar) dan lainnya.

Bendahara Umum KBSP AM Provinsi Riau, Sri Nofrita, SH (dua kiri) bersama dengan pengurus KBSP AM Padang, 50 Kota dan Bengkalis, Minggu (29/5/2022). (Photo: dok/kbsp)

“Pada Halal Bihalal ini, kami mengundang, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Para Penasehat, Pengurus KBSP AM yang di Provinsi Riau dan kabupaten/kota di Sumatera Barat. Kaganti rokok nan Sabatang siriah nan Sacabiak, Ketek indak basabuikan Namo, Gadang nan ndak basabuikan Gala untuk hadir,” kata Ketua Panitia Pelaksana Opet Nawati,didampingi Ketua KBSP AM 50 Kota Masril kepada media ini.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Keluarga Besar KBSP AM LUAK 50 Kota  dan Panitia Pelaksana HBH mengucapkan ribuan terima kasih kepada para mamak datuk, bundo kandung dan semua dunsanak piliang dari berbagai daerah di Sumbar dan Riau yang hadir pada kegiatan ini.

“Do’a dan harapan kita semua Semoga senantiasa selalu Sehat Wal’afiat semua dibawah Lindungan Allah SWT. Dalam bingkai senantiasa menjalin rasa Ukhwah Islamiah kita badunsanak di Indonesia umumnya,” ucap Opet yang mengaku puas acara yang diketuainya berlangsung dengan baik.

Opet menyebut, seminggu sebelum pelaksanaan HBH luak 50 Kota digelar. Ia sebagai Ketua Panitia Pelaksana HBH melayangkan undangan kepada dunsanak KBSP AM di Provinsi Riau dan KBSP AM se Sumatera Barat.

” Alhamdulillah dari perwakilan KBSP AM Provinsi Riau, KBSP AM Bengkalis dan Kota Pekanbaru juga hadir bersama KBSP AM Padang dan KBSP Luak Nan Tuo (Tanah Datar) serta Datuak, Niniak Mamak serta Bundo Kandung dari 3 Luak di Minang Kabau,” jelas Opet yang diamini niniak mamak KBSP 50 Kota, Onli Yusmar.

Ketua KBSP AM 50 Kota, Masril bersama datuk, niniak mamak piliang dan Ketua KBSP AM Padang dan Luhak Nan Tuo (Tanah Datar), Minggu (29/5/2022). (Photo: dok/ kbsp)

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Menurut Opet, KBSP AM 50 Kota baru berdiri sejak lebih dari satu tahun belakang. Setiap bulan pihaknya bersama anggota berkumpul dan pengajian, serta melaksanakan kegiatan sosial lainnya, seperti pernikahan dan kematian.

” Maksud dan tujuan Halal bilhalal ini untuk menjalin silaturahmi antara suku piliang se Sumatera Barat dan se Indonesia yang berasal dari tiga luak minang kabau, luak nan tuo, agam dan 50 Kota. Apalagi kita ada banyak grup mulai dari daerah, provinsi maupun Indonesia yang selama ini hanya lewat WAG. Moment ini kesempatan bertatap muka, dan saling kenal,,”

“Alhamdulillah ya Allah SWT. Terima kasih banyak untuk semua tamu undangan, Niniak mamak dan bundo kanduang serta dunsanak- dunsanak semuanya. Kalau ada kekurangan atas jamuan kami, mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Harika Gusniyetti, Sekretaris KBSP AM 50 Kota Payakumbuh diakhir acara.

Dijelaskannya, kegiatan halal bihalal KBSP AM 50 Kota, rangkainya diawali dengan tari persembahan, pembacaan Qalam Ilahi, ceramah agama dan ceramah adat serta silaturahmi dan tradisi makan baselo bersama beralaskan daun pisang.

“Untuk hidangan makanan tradisional asli Payakumbuh yang sudah disiapkan oleh bundo kandung dari rumah. Diantaranya ada gulai ubi, tumis itik lada hijau, sambal goreng maco, goreng belut dan lain-lain makan bersama beralaskan daun lesehan,” ungkap Opet.

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Pada kesempatan ini, kehadiran datuk, ninik mamak, bundo kandung ke sini membawa berkah bagi keluarga besar KBSP AM 50 Kota tentang ilmu yang didapat tentang segala hal termasuk adat istiadat minang kabau.

“Acara ini kami persiapkan dalam 1 minggu alhamdulillah berjalan dengan lancar, tentunya semua berkat ninik mamak serta bundo kandung yang selalu membimbing dan mengarahkan kami anak kemanakan termasuk panitia pelaksana,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam selembaran undangan yang dishare di WA Grup juga dihimbau kepada hadirin menggunakan pakaian muslim / muslimah. Menyesuaikan bagi bundo-bundo menggunakan warna Baju Hitam dan jilbab Merah sedangkan bagi Laki-laki menggunakan baju batik. (Sri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement