Beranda / Berita Utama / Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bandung Gelar Lomba Melukis Tong Sampah

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bandung Gelar Lomba Melukis Tong Sampah

PROBATAM.CO, Kabupaten Bandung – DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung menggelar Lomba Melukis Tong Sampah Organik tingkat OPD di Gedung Moh. Toha, Soreang, Selasa 19 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan Bupati Bandung dalam mendorong pengelolaan sampah mandiri dari rumah maupun lingkungan kerja.

Ketua DWP Kabupaten Bandung, Tintin mengatakan, lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran seluruh perangkat daerah agar mampu mengelola sampahnya masing-masing, khususnya sampah organik.

“Lomba ini kita adakan dalam mendukung kebijakan Pak Bupati, agar sampah bisa dikelola sendiri dari rumah,” ujarnya.

Kasdam III/Siliwangi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

Menurut Tintin, melalui lomba melukis tong sampah organik bagi OPD ini, diharapkan setiap OPD dapat mengelola sampahnya masing-masing.

Tong sampah yang dilukis, tambah Tintin, menjadi lebih menarik sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Tong sampah ini nantinya akan berfungsi sebagai wadah komposter untuk membuat kompos. Saya harap ini dapat menjadi langkah awal dan kontribusi kecil dari DWP Kabupaten Bandung untuk menjadi contoh sekaligus mengajak masyarakat Kabupaten Bandung agar minimal bisa memilah sampahnya dari rumah,” katanya.

Ia juga berharap semangat pengelolaan sampah mandiri dapat terus disebarluaskan oleh para kader DWP di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap kegiatan ini bisa disebarkan kembali oleh para kader-kader DWP di lingkungannya masing-masing agar masyarakat bisa mengelola sampah secara mandiri,” tambahnya.

Undang Pengelola SPPG, Satgas Citarum Sektor 3 Gelar Sosialisasi Pengolahan Limbah

Kegiatan tersebut diikuti oleh 39 peserta yang berasal dari perwakilan DWP 32 OPD, PDAM, dan enam RSUD di Kabupaten Bandung.

Tintin menambahkan, kegiatan serupa rencananya akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian serius di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung saat ini sudah darurat sampah. Seperti yang kita tahu, TPA Sarimukti sudah penuh. Jadi apabila sampah organik dan anorganik sudah bisa kita kelola, maka yang diangkut ke TPA Sarimukti hanyalah sampah residu yang memang tidak bisa diolah secara langsung,” ungkapnya. Pb/Rie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement