Beranda / KEPULAUAN RIAU / Tekan Covid-19, Ismoyo: Pemulangan PMI atau TKI-B, Perlu Penanganan yang Maksimal

Tekan Covid-19, Ismoyo: Pemulangan PMI atau TKI-B, Perlu Penanganan yang Maksimal

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ismoyo hadiri rakor penegakan disiplin prokes dan penanganan Covid-19 selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442H, Selasa (4/5/2021). (Photo: hms/imigrasi)

PROBATAM.CO, Batam– Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Ismoyo didampingi Kepala Seksi Pemeriksaan III Kanim Batam hadiri Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021M.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Walikota Batam Muhammad Rudi dihadiri oleh Forkopimda Kota Batam dan Instansi Pemerintah terkait di Kota Batam, di panggung Utama Dataran Engku Puteri Kantor Walikota Batam, Selasa (4/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut dibahas mengenai update penanganan Covid-19 di Kota Batam untuk pemulihan ekonomi masyarakat, penegakan hukum dan disiplin dalam masa pandemi Covid-19 di kota Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad pimpin rakor penegakan disiplin penanganan Covid-19, Selasa (4/5/2021). (Photo: hms/imigrasi)

Selain itu juga dibahas, tentang permasalahan kepulangan WNI/ pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri (Malaysia) serta pembatasan mobilitas pergerakan masyarakat dalam libur idul fitri 1442H.

Dalam kesempatan forum tersebut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Ismoyo menyampaikan bahwa persiapan pemulangan PMI atau WNI-B, bermasalah perlu antisipasi di pintu gerbang perlintasan antar negara serta penanganannya secara maksimal.

Kemlu Sesalkan Kegagalan Perundingan Damai AS-Iran

“Pencegahan perkembangan dari Pihak Imigrasi di pusat sudah menerbitkan kebijakan pembatasan pemberian visa bagi WN India dan WNA yang memiliki rekam jejak perjalanan 14 hari dari negara India, dan hasil koordinasi dengan Konjen atau perwakilan RI di Malaysia bahwa kebijakan untuk masuk ke Malaysia mewajibkan persyaratan untuk PCR.

” Sedangkan untuk pemulangan WNI dari Malaysia ke Indonesia tidak diwajibkan melengkapi PCR sehingga setelah dilakukan PCR di Indonesia cenderung ditemukan PMI yang positif Covid-19 setibanya di pintu gerbang Indonesia yang tentunya perlu ditindaklanjuti,” tutur Ismoyo.

Walikota Batam Muhammad Rudi menekankan perlunya kerja sama antara instansi pemerintah dan tindakan cermat dalam penanganan Covid-19 dalam mendukung pemulihan perekonomian masyarakat agar ekonomi dan kesehatan dapat berjalan selaras, serta komitmen bersama dalam penegakan payung hukum agar dapat diterapkan secara serius merata tanpa membeda bedakan.

Walikota Batam ini juga menghimbau untuk mematuhi pelarangan mudik bagi seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN) khususnya jajaran Pemko Batam.

Dilaksankan juga penyampaian dari masing-masing pimpinan forkopimda serta dialog dan diskusi dan masukan baik dari instansi maupun perwakilan organisasi dan tokoh masyarakat.

Viral Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa IPB, Kampus Kecam-Investigasi

Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya menekan angka kasus penyebaran Covid-19 di Kota Batam yang juga dapat memulihkan perekonomian masyarakat. (*/ila)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement