PROBATAM.CO, Batam– Setelah selama 3 tahun pasca pandemi covid 19 melanda dunia termasuk juga di Idonesia warga Kampar (Riau) yang berdomisili di Kota Batam tidak bisa merayakan tradisi Balimau Kasai bersama warga Kampar dalam menyambut bulan puasa.
Akhirya pada tahun ini, Jum’at (1/4/2022) seluruh warga Kampar berbondong bondong datang ke acara tradisi Balimau Kasai menyambut datang nya bulan suci ramadhan setelah diperboleh kan oleh pemerintah kota Batam untuk merayakan nya.
Tradisi Balimau Kasai ialah tradisi adat istiadat warga kabupaten Kampar, provinsi Riau turun temurun dilakukan untuk menyambut puasa menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Yang mana tradisi balimau kasai tersebut bermakna ‘Kembali mensuci kan diri dengan prosesi mandi Limau dan Kasai untuk menyambut bulan suci ramadhan 1443 H
Di Kota Batam ada sekitar kurang lebih 20.000 orang warga Kampar yang merantau dan menetap di Kota Batam, ada yang PNS, tokoh partai politik, pengusaha dan juga wiraswasta.
Keluarga Besar Kabupaten Kampar ( KBKK ) Kota Batam pagubuyuban daerah yang menaungi warga Kampar,Provinsi Riau yang ada di kota Batam saat ini dipimpin oleh DR. Herman Rozie, S.STP, M.Si sebagai Ketua umum KBKK.
“Akan terus menjaga dan melestarikan tradisi adat budaya Kampar di kota batam teru tama tradisi mandi Balimau Kasai sekaligus bersilahturahmi sesama warga kampar untuk bermaaf maaf pan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H ” ujarnya.
Dengan tema ‘Tradisi Balimau Kasai Mengokoh kan Adat Basanding kan Syara’ Syara’ Basandingkan Khitabullah Menjain Silahturahmi Perkuat Persatuan.
Tradisi balimau kasai selain di isi dengan prosesi mandi balimau kasai juga ada lomba hidangan bajambaw untuk tiap perwakilan kecamatan yang ada di Batam, lomba tarik tambang juga lomba permainan anak anak yang nantinya di tutup dengan menyantuni anak yatim dan yang terakhir makan bersama.
Puasa Ramadhan tahun ini ditetap kan oleh pemerintah jatuh pada hari Sabtu tanggal 2 April 2022.
Ketua Umum Keluarga Besar Kabupaten Kampar ( KBKK ) DR. Herman Rozie S.STP, M.Si dalam kata sambutannya di depan puluhan warga kampar mengatakan tradisi balimau kasai ialah membersih kan diri dan hati dalam menyambut bulan suci ramadhan.
“Karena momen tradisi balimau kasai harus disambut dengan suka cita gembira hati bersih alangkah indah nya nanti bila kita berpuasa esok hari hati bersih karena sudah saling bermaaf-maafan,” ujar Herman Rozie.
Walikota batam yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan H.Febrialin menyampaikan salam dari Wali Kota Batam H.M Rudi dan tidak bisa hadir dalam acara tradisi balimau bakasi
Ia juga menambah kan ‘Balimau Bakasai’ yang mana prosesi mandi balimau kasai yang bertujuan mensucikan diri dan hati dalam menyambut datang nya bulan suci ramadhan adapun tradisi dan ini sudah terun temurun dilakukan oleh warga Kampar.
Turut hadir Asisten EkBang ( Ekonomi dan Pembangunan ) Setdako Batam, Febrialin, Ustad Umardi asal Kabupaten Kampar, Riau, Ketua DPW PKS Provinsi Kepri H. Bahktiar M. Rum Lc. MA. (*/iin)




Komentar