Beranda / Peristiwa / Kapal Angkut 33 ABK Terbakar di Perairan Lampung, 8 Orang Hilang

Kapal Angkut 33 ABK Terbakar di Perairan Lampung, 8 Orang Hilang

PROBATAM.CO, Jakarta – Kapal Motor (KM) Maulana 30 yang mengangkut 33 Anak Buah Kapal (ABK) terbakar di sekitar Perairan Selatan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, pada Sabtu (20/12).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Lampung melaporkan kejadian berlangsung sekitar pukul 03.15 WIB.

Informasi awal kejadian diterima Kantor SAR Lampung pada pukul 10.30 WIB dari Saiful Umam, anggota Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Evakuasi awal dilakukan oleh kapal nelayan KM Damasha 05 pada pukul 06.30 WIB dan berlanjut hingga pukul 11.00 WIB. Hingga laporan diterima, 25 orang ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 8 orang lainnya masih dalam pencarian,” ucap Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah melalui pernyataan.

Kantor SAR Lampung segera mengerahkan unsur SAR dan melakukan koordinasi lintas sektor.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Koordinasi dilakukan dengan VTS Panjang untuk menyampaikan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar membantu upaya pencarian.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Lanal Lampung, Polairud Mabes Polri, Polairud Polda Lampung, Kodan XXI Radin Inten, TWNC serta kelompok nelayan di wilayah terdekat.

Sekitar pukul 10.50 WIB, KN SAR 224 Basudewa milik Kantor SAR Lampung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa 19 personel SAR.

“Dalam perjalanan, KN SAR Basudewa menghadapi kondisi cuaca dengan tinggi gelombang mencapai 2-2,5 meter dan kecepatan angin 30-33 knot. Meski demikian, kapal berhasil tiba di lokasi pada pukul 16.10 WIB dan segera berkoordinasi dengan KM Damasha 05,” kata Deden.

Seluruh korban selamat selanjutnya dipindahkan ke KN SAR Basudewa yang rencana selanjutnya akan diserahkan kepada KP Orca 05 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Para korban selamat akan dibawa menuju Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta.

Kemudian untuk memperkuat pencarian terhadap 8 korban yang masih hilang, KM Maulana VII sudah bergerak dari Perairan Selat Sunda menuju lokasi kejadian.

Deden menyampaikan bahwa operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan dan koordinasi antarlembaga.

“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan KN SAR Basudewa dan melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait. Fokus utama kami saat ini adalah melanjutkan pencarian terhadap delapan ABK yang masih belum ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di tengah kondisi cuaca yang cukup menantang,” ujar Deden.

Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung dan Kantor SAR Lampung memastikan perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala sesuai hasil di lapangan. (cnni)

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement