Beranda / Politik / JK Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Bantah Danai Polemik Ijazah Jokowi

JK Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Bantah Danai Polemik Ijazah Jokowi

PROBATAM.CO, Batam – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, berencana melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri terkait tudingan dirinya membiayai polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.

Laporan tersebut rencananya diajukan melalui kuasa hukum pada Senin (6/4) ke Bareskrim Mabes Polri.

“Di media tersebar berita berdasarkan keterangan dalam kutip, Saudara Rismon Sianipar, bahwa saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawannya sebesar Rp 5 miliar untuk mempersoalkan soal ijazah Jokowi,” ujar JK di kediamannya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4).

“Besok pengacara mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar,” tegasnya.

Bantah Tuduhan

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

JK menegaskan, tudingan tersebut tidak benar dan menyatakan tidak mengenal Rismon Sianipar.

“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar. Saya tidak pernah kenal pun Rismon itu, apa pun, ketemu tidak pernah. Roy, karena dia bekas menteri saya, kenal, ya saya kenal, tapi yang lainnya tidak,” kata dia.

Ia meminta Rismon membuktikan tuduhannya.

“Ya kalau memang begitu ya di mana dan kapan? Ya karena ini sudah tersebar. Jadi saya ingin katakan karena itulah, maka besok pengacara, Saudara Haris ini, itu mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran, menetapkan kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar,” ucapnya.

Klarifikasi Pertemuan

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

JK juga membantah adanya pertemuan dengan Roy Suryo dan Rismon di kediamannya.

Menurutnya, pertemuan yang berlangsung pada 15 Maret 2026 merupakan inisiatif para tamu, bukan undangan dirinya.

“Di samping itu, saya juga ingin sampaikan bahwa pertemuan-pertemuan di sini pada bulan Ramadan yang lalu, itu sama sekali saya tidak undang dan mereka teman-teman itu datang atas kemauan sendiri untuk menyampaikan aspirasi dan saran,” ujarnya.

“Dan mereka itu teman-teman itu sebagian besar orang akademisi, orang universitas, akademisi dan profesional. Tidak ada orang partai dan sebagainya, apa pun. Semua profesional dan akademisi, profesor,” sambung JK.

Sementara Rismon belum memberikan keterangan terkait masalah ini. 

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Rismon Temui Jokowi-Gibran, Sampaikan Permohonan Maaf

Rismon Hasiholan Sianipar sebelumnya sudah menemui langsung Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Pertemuan itu dalam rangka klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara langsung terkait polemik ijazah yang sempat bergulir di ruang publik.

Rismon menjelaskan setelah melakukan kajian lanjutan secara lebih mendalam, ia menyimpulkan bahwa ijazah Jokowi asli.

“Wartawan memang butuh kalimat sederhana. Iya, asli. Dengan kajian saya, makanya saya bilang truth hurts — kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya,” tuturnya.

Rismon juga menegaskan,  seorang peneliti bertanggung jawab untuk mengoreksi tulisannya sendiri, bukan menyembunyikan kebenaran demi kepentingan tertentu.

Ahli digital forensik ini sudah mengajukan restorative justice ke Polda Metro Jaya. Namun permohonannya ini belum dikabulkan.

Sumber : KUMPARAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement