PROBATAM.CO, Jakarta – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto beserta pemerintah dan masyarakat Indonesia akan terus mendukung perjuangan Palestina untuk memperoleh kemerdekaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Abdulfattah saat menghadiri Apel Akbar dan Doa Bersama 1.000 Relawan Kemanusiaan untuk Palestina di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (1/11). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina masih sangat dirasakan.
“Presiden, pemerintah, dan rakyat Indonesia selalu saya rasakan bersama bangsa Palestina,” kata Abdulfattah melalui penerjemahnya, Riva Berliana Arifin, di Monas, Jakarta.
Ia juga menilai pemerintah Indonesia memiliki pertimbangan matang dalam menentukan arah kebijakan, termasuk yang berkaitan dengan perjuangan Palestina. Menurutnya, keputusan yang diambil pemerintah Indonesia diyakini tetap mempertimbangkan kepentingan kedua bangsa.
“Ya, pada prinsipnya saya meyakini semua kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah Indonesia pasti memiliki kebaikan dan kemaslahatan bagi bangsa Palestina,” ujarnya.
Terkait desakan agar Indonesia menarik diri dari Board of Peace (BoP), Abdulfattah menyatakan tidak ingin mencampuri keputusan pemerintah Indonesia. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari kebijakan luar negeri yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah.
“Ya, tentu keputusan Indonesia soal BOP ini, tentu saya mengomentarinya adalah kembali kepada kebijakan Indonesia itu sendiri,” jelasnya.
Abdulfattah meyakini pemerintah Indonesia memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan langkah diplomatiknya. Ia berharap setiap kebijakan yang diambil tetap membawa manfaat bagi Indonesia maupun Palestina.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung perkembangan konflik di sejumlah kawasan yang menjadi perhatian internasional. Menurutnya, Amerika Serikat saat ini juga dihadapkan pada persoalan Iran, sementara Israel terlibat konflik di berbagai wilayah, seperti Gaza, Tepi Barat, Yerusalem, Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.
Dubes Palestina Singgung Hasil Pemilu Israel
Selain membahas dukungan Indonesia, Abdulfattah juga menyoroti dinamika politik dalam pemilihan umum di Israel. Dalam pidatonya di hadapan peserta apel, ia menyebut rakyat Palestina sebagai pihak yang memenangkan pemilu tersebut.
Ia menjelaskan, warga Palestina yang berada di Israel untuk pertama kalinya menunjukkan persatuan dan berhasil memperoleh 19 kursi. Abdulfattah juga menyinggung kegagalan dua tokoh Israel, Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich, dalam pemilu tersebut.
“Telah berlangsung pemilihan umum di Israel. Semua orang bertanya, siapa yang memenangkan pemilihan tersebut? Pemenang pemilihan itu adalah rakyat Palestina,” tegasnya.
Pernyataan tersebut merupakan pandangan Abdulfattah dalam menanggapi hasil pemilu Israel. Ia menghubungkan capaian kelompok politik Palestina dengan persatuan warga Palestina yang mengikuti kontestasi politik tersebut.
Menutup pernyataannya, Abdulfattah menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Palestina. Ia menilai dukungan dan doa masyarakat Indonesia menjadi bagian penting bagi ketahanan rakyat Palestina dalam menghadapi situasi yang berlangsung hingga saat ini.
“Tanpa dukungan Indonesia dan doa kalian untuk kami, rakyat kami tidak akan mampu terus bertahan hingga hari ini,” katanya.(lam/kumparan)





Komentar