Beranda / Berita Utama / Angga dan Fitri, Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) Dipercayai Pandu Jalannya Kenduri Seni Melayu 2026

Angga dan Fitri, Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) Dipercayai Pandu Jalannya Kenduri Seni Melayu 2026

PROBATAM.CO, Batam Keberhasilan penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 tidak hanya ditentukan oleh para penampil di atas panggung, tetapi juga oleh peran para pembawa acara yang menjaga alur dan suasana.

Tugas tersebut dipercayakan kepada Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) melalui duet Angga dan Fitri, yang memandu seluruh rangkaian Kenduri Seni Melayu pada 3–5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre.

Mengunakan busana adat Melayu bernuansa kuning keemasan, keduanya tampil elegan sekaligus mencerminkan nilai-nilai kesantunan Melayu. Angga mengenakan baju cekak musang lengkap dengan songket dan tanjak, sementara Fitri tampil anggun dengan baju kurung berhias benang emas, dipadukan songket dan hiasan khas Melayu.

Sepanjang pelaksanaan acara, SWARA tidak hanya membacakan susunan kegiatan, tetapi juga membangun komunikasi yang hangat dengan penonton melalui narasi yang memperkenalkan setiap penampil, menjelaskan makna pertunjukan, serta menjaga transisi antarsesi tetap mengalir dengan baik.

Ny. Sinta Aneng Hadiri Pembukaan Bazar MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan pembawa acara memiliki peran strategis dalam menghadirkan pengalaman yang utuh bagi masyarakat.

“Pembawa acara adalah wajah pertama yang menyambut penonton dan jembatan yang menghubungkan setiap pertunjukan. SWARA sebagai mitra pemerintah, mampu membawakan acara dengan santun, komunikatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu sehingga suasana Kenduri Seni Melayu terasa hidup dari awal hingga akhir nanti” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Samson Rambah Pasir, mengapresiasi profesionalisme SWARA yang mampu menjaga ritme acara.

“Mereka berhasil menghidupkan suasana tanpa mengurangi kekhidmatan dan nilai budaya yang menjadi ruh Kenduri Seni Melayu. Peran seperti ini sering tidak terlihat, padahal sangat menentukan keberhasilan sebuah festival budaya,” katanya.

Melalui kepiawaian para anggotanya, Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) turut menjadi bagian penting dalam menyukseskan Kenduri Seni Melayu 2026, sekaligus menunjukkan bahwa profesi pembawa acara juga memiliki kontribusi besar dalam upaya pelestarian dan promosi budaya Melayu. (*/hel)

Lama Menghilang , Sanggar Tari Laksemana Pekanbaru Tampil Memukau di Kenduri Seni Melayu 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement