PROBATAM.CO, Anambas – Salah seorang tokoh masyarakat Anambas di Jakarta, Prof. Dr Ir. Bahtiar Saleh Abbas, M.Sc. P.hd meninggal dunia pada usia 63 tahun, di Jakarta, pagi tadi sekitar pukul 06.00, Senin (30/12).
Bahtiar Saleh meninggal secara mendadak diduga akibat serangan jantung di rumahnya, di Tangerang Selatan. Ia adalah guru besar dibidang tekhnologi industri Universitas Bina Nusantara Jakarta.
Semasa hidupnya alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu secara aktif turut memberikan kontribusi pemikiran terhadap perkembangan Kabupaten Kepulauan Anambas, terakhir Bahtiar Saleh terlibat langsung dalam memperjuangkan terbentuknya Kecamatan Kute Siantan.
Lahir 25 November 1956, di Natuna, Bahtiar Saleh menempuh pendidikan dari SD sampai SMP di Tarempa dan melanjutkan SMA di Tanjung Pinang.
Pada Kamis (26/12) lalu, Prof Bahtiar begitu ia sering disapa, menerima penghargaan sebagai salah seorang tokoh masyarakat Anambas di Jakarta, yang terlibat secara aktif memperjuangkan terbentuknya Kecamatan Kute Siantan.
Salah seorang Tokoh Masyarakat Anambas, Ir. Fachrizal atau yang akrab disapa Ical Long Enong, mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Bahtiar Saleh Abbas, dimata Ical sosok Prof Bahtiar tidak hanya sebagai teman berfikir.
“Saya betul-betul sangat kehilangan dengan sosok beliau, dia tidak hanya sebagai teman bertukar fikiran, tapi lebih dari itu, Prof Bahtiar bagi saya adalah sebagai seorang Abang, orang tua yang senantiasa memberikan tunjuk ajar kepada kami yang muda-muda,” tutur Ical. (edy)




Komentar