Beranda / Berita Terbaru / TNI: Ada Retakan Besar di KRI Nanggala 402, Nihil Ledakan

TNI: Ada Retakan Besar di KRI Nanggala 402, Nihil Ledakan

KRI Nanggala-402 disebut tak mengalami ledakan meski ada retakan. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

PROBATAM.CO, Jakarta – Kepala Stf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono mengungkapkan kondisi KRI Nanggal – 402 mengalami retakan.

“Dengan alat (serpihan dan barang) yang sudah keluar, terjadi keretakan. Karena sampai dalam 700-800 meter tentu akan terjadi keretakan di kapal selam itu,” ujarnya, dalam konferensi pers dari Bali, Sabtu (24/4).

“Sehingga barang-barang keluar, karena barang ini sebenarnya ada di dalam; penahan atau pelurus torpedo ini sampe keluar. Jadi ada keretakan besar,” ungkap Yudo.

Lantaran sudah terjadi retakan, Yudo menduga air sudah masuk ke dalam kapal selam, meski belum semuanya lantaran ada pembagian kompartemen di dalam kapal.

“Air [masuk] kemungkinan ada, tapi ada kemungkinan ada bagian kabin yang air tidak masuk. Air itu bisa ada bagian enggak masuk. Jadi di dalam ruang itu di bagi kompartemen,”

Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026 Sukses Digelar, Indonesia Tegaskan Kebangkitan Prestasi Tinju

“[Kalau] Anggota sempat tutup ada kemungkinan tidak kemasukan air,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut tak ada ledakan dalam insiden tersebut.

“Terjadi serpihan keretakan ya, karena keretakan secara bertahap di bagian-bagian tertentu, mulai turun mulai dari kedalaman 300-500 [meter],” kata dia.

“Enggak ada ledakan ya, karena kalau ada pasti terdengar,” imbuh Hadi.

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (22/4) dini hari, diduga akibat black out pada saat latihan penembakan torpedo.

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Pada konferensi pers hari ini, TNI mengumumkan temuan tumpahan minyak serta berbagai peralatan yang mestinya ada di dalam kapal selam. Atas dasar itu, TNI menetapkan status KRI Nanggala-402 menjadi sub sink alias karam.

Dengan peningkatan status itu, TNI akan menyiapkan evakuasi medis, sehingga jika ditemukan anak buah kapal yang selamat bisa langsung dievakuasi.

TNI sendiri belum bisa memutuskan status 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402.  (*)

sumber: cnnindonesia.com

Langsung Dari Bandara Husein Bandung, Super Air Jet Siapkan Delapan Rute.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement