PROBATAM.CO, Batam– Progres pengerjaan Jalan Alteleri Gajah Mada Tahap I Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang dikerjakan PT BINA RIAU SEJAHTERA, dan menelan dana APBN, TA 2021 senilai Rp29.197.757.000 terkesan tergesa-gesa menjelang akhir tahun.
Padahal masa pelaksanaan pekerjaan yang tertuang dalam plang kontrak kerja dimulai sejak 27 April 2021 (masa pelaksanaan 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender).
Namun apabila dihitung pelaksanaan pekerjaan yang hampir berakhir di penghujung tahun 2021 ini, progress pekerjaan diperkirakan baru sekitar 85 persen.
Pantauan PROBATAM.CO, di lokasi proyek, masih banyak pekerjaan yang belum rampung. Seperti, pemerataan tanah bukit yang terdapat longsor di sana sini.
Belum lagi pengerjaan gorong-gorong drainase yang belum keseluruhan terpasang dan tertata dengan baik. Hal tersebut akan berdampak tidak teralirnya air dari atas bukit ke dreinase yang belum sepenuhnya rampung dikerjakan.

Salah seorang pengawas proyek PT Bina Riau Sejahtera, Sukemi mengklaim bahwasanya pekerjaan yang dilaksanakan hampir selesai.
“Pengerjaan proyek jalan ini hampir selesai. diperkirakan sudah berjalan 99 persen. Namun ada beberapa kerjaan yang harus dikebut jelang akhir tahun ini,” kata Sukemi, Rabu (15/12/2021) sore.
Menurutnya dalam minggu-minggu ini dari semua pengerjaan proyek alteleri jalan Gajahmada tersebut dipastikan rampung.
“Tinggal finishing saja lagi. Tanah-tanah bekas longsor dari atas bukit itu langsung diratakan dan dibawa oleh truk-pengangkut tanah,” ujar Sukemi tampa menjelasjan kemana tanah tersebut dibawa.
General Maneger (GM) PT Bina Riau Sejahtera, Sudiman saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait progres pekerjaan itu.
Berkali-kali PROBATAM.CO menghubungi melalui Handphone (HP), begitu juga melalui pesan WhatsApp (WA)nya, namun kontraktor pelaksana asal Pekanbaru, Riau, itu tidak merespon dan memberi tanggapan yang berarti.
Bahkan sebelumnya, GM PT. BINA RIAU SEJAHTERA, Sudiman yang mengaku di luar kota, terkesan menghindar dan tidak koferatif saat dikonfirmasi awak media.
Bahkan, Sudiman menggarahkan utk menghubungi stafnya Marlin di Batam untuk di wawancara. Seraya mengirim nama dan kontak person, stafnya. Nanum juga terkesan mengabaikannya.
” Maaf Pak, nanti untuk wawancara hubungi orang kita (PT. BINA RIAU SEJAHTERA), pak Marlin, ” ucap Sudiman, Kamis (16/12/2022) pagi.

Seperti diketahui, proyek dengan nilai fantastis tersebut dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dengan nilai kontrak Rp29.197.757.000, yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Sementara itu, Kabag Humas BP Batam, Sazini menyarakan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut diberi kesempatan menyelesaikannya menjelang akhir tahun ini.
“Biarlah diselesaikan dulu proyeknya,” pinta Sazini, menjawab PROBATAM.CO, Kamis (16/12/2021). (hel)




Komentar