Beranda / Natuna / Inilah yang Dijalani WNI dari Wuhan Selama 14 Hari Observasi di Natuna

Inilah yang Dijalani WNI dari Wuhan Selama 14 Hari Observasi di Natuna

Ratusan WNI photo bersama saat didata sebelum dipulang ke tanah air . (photo: dok KBRI Beijing/liputan6)

PROBATAM.CO, Natuna – Ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, telah tiba di Lanud Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau. Mereka nantinya akan menjalani observasi selama sekitar 14 hari, untuk menjamin bahwa mereka sepenuhnya dalam keadaan sehat.

Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto mengatakan, para WNI tersebut akan menjalani proses pencocokan data. Hal itu perlu dilakukan, agar tidak ada tahapan yang dilewatkan dalam proses evakuasi

“Proses embarkasi mereka didata, cocok enggak yang dibawa ke sini, jangan sampai ada penumpang gelap, semua harus terdata dengan baik, tidak boleh ada yang lepas dari detail tahapan yang kita kerjakan,” kata Terawan, Minggu (2/2/2020), dilansir vivanews.com.

Terawan menjelaskan, sejumlah persiapan telah dilakukan. Nantinya, para WNI yang menjalani proses observasi akan diberikan pelayanan maksimal, seperti diberikan makanan dan sejumlah fasilitas untuk hidup sehat.

Menurut Terawan, pemerintah ingin memastikan WNI sepenuhnya sehat dan prima. “Yang dijalani makan enak, enjoy, nanti ada simulasi agar tidak stres, ada germas atau gerakan masyarakat hidup sehat, senam germas kayak apa, nanti kita berikan supaya mereka di sini bisa melalui 24 jam dengan aman nyaman, senang imunitas tubuhnya naik, sehingga siap betul kalau nanti pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Kondisi kesehatan WNI dari Wuhan, terus dipantau dan telah disiapkan penanganan cepat apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Apabila terjadi konidisi yang darurat, petugas telah menyiapkan skema yang akan dilakukan untuk menanganinya.

“Kita berdoa jangan ada yang sakit. Jangan bayangin yang elek-elek. Enggak usahlah kita khawatir, tetapi ingat kolaborasi sipil militer di bidang kesehatan ini, Kemenkes dan juga kesehatan TNI. Ini tenda yang siap untuk mereka kalau memeriksa kesehatan dan kita akan selalu pantau dengan baik. Kedua, ini dekat landasan pacu, kalau ada apa-apa, kita bisa langsung berangkatkan ke mana yang siap untuk menampung,” ujarnya. (*).

vivanews.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement