PROBATAM.CO, Jakarta – Polda Metro Jaya akan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang melibatkan Betrand Peto alias ATT. Laporan tersebut diterima polisi pada Sabtu (12/9).
Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang baru diterima tersebut.
Setelah laporan dibuat, penyidik terlebih dahulu melakukan berbagai proses administrasi penyelidikan. Selanjutnya, pelapor dan para saksi akan dimintai keterangan, termasuk pemeriksaan visum.
“Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membuat administrasi penyelidikan dan selanjutnya dari tim penyidik yang menangani akan meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga akan meminta visum,” ujar Onkoseno di Polda Metro Jaya, Senin (14/9).
Pemeriksaan terhadap Betrand Peto juga akan dijadwalkan oleh penyidik setelah tahapan pendalaman awal terhadap perkara tersebut dilakukan.
Onkoseno mengatakan penyidik nantinya akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang dianggap berkaitan dengan laporan tersebut.
“Pihak-pihak terkait nantinya akan dijadwalkan untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik,” katanya.
Dalam laporan tersebut, seorang perempuan berinisial AW tercatat sebagai pelapor sekaligus korban. Sementara itu, pihak yang dilaporkan berinisial ATT dan disebut sebagai seorang laki-laki.
“Adapun pelapor sekaligus korban yaitu seorang wanita inisial AW dan terlapornya adalah seorang laki-laki inisial ATT,” kata Onkoseno.
Mengenai lokasi dugaan peristiwa, Onkoseno menyebut kejadian tersebut dilaporkan berlangsung di sekitar kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Namun, rincian mengenai kronologi kejadian masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.
“Kalau untuk lokasi itu di sekitar SCBD. Kronologis, itu nanti masih akan didalami oleh tim penyidik,” ujarnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto telah membenarkan adanya laporan dugaan TPKS tersebut. Laporan itu dibuat pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Budi juga menyampaikan bahwa pihak yang dilaporkan memiliki hubungan keluarga dengan artis Ruben Onsu, yakni sebagai anak angkat.
Ruben Onsu sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak langsung membuat kesimpulan mengenai perkara tersebut. Ia mengatakan masih menunggu informasi dari teman anaknya yang berada di lokasi ketika dugaan kejadian berlangsung.
“Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ruben.(lam/kumparqn)





Komentar