Beranda / Peristiwa / Mengaku Bunuh Teman, Gadis 15 Tahun Serahkan Diri ke Polisi dan Merasa Puas

Mengaku Bunuh Teman, Gadis 15 Tahun Serahkan Diri ke Polisi dan Merasa Puas

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto. (photo: int)

PROBATAM.CO, Jakarta- Gadis berusia 15 tahun berinsial NF menyerahkan diri ke polisi usai mengaku melakukan pembunuhan terhadap temannya, bocah 6 tahun berinisial APA di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kepada polisi, dia mengaku tak menyesal telah menghabisi nyawa bocah kecil tersebut.

“Si pelaku ini dengan sadar diri menyatakan telah membunuh dan menyatakan saya tidak menyesal tapi saya merasa puas,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto kepada wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020) sore.

Heru menjelaskan dari pemeriksaan, NF mengaku pembunuhan yang dilakukan terinspirasi dari film. Polisi pun menyelidiki dan melakukan pendalaman terhadap pengakuan tersebut.

“Dari pengakuannya dia pernah nonton setahun yang lalu. Namun ini masih dalam pendalaman karena ini sedikit unik,” jelas Heru.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Dalam kasus ini, polisi membuka sejumlah kemungkinan untuk memanggil psikiater untuk mengecek kejiwaan NF.

“Ini butuh pendalaman lebih dalam mungkin kami akan panggil ahli psikiater (kejiwaan),” ucapnya.

NF menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat pada Jumat (6/3/2020) pagi tadi usai melakukan pembunuhan terhadap bocah berusia 6 tahun.

Gadis tersebut menyerahkan diri saat hendak berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, dia kembali dan berganti pakaian dan mendatangi Polsek Taman Sari.

Dia berangkat ke sekolah pakai seragam. Tapi di tengah jalan dia tidak sekolah dan berganti pakaian yang sudah disiapkan dan pada saat itu dia melaporkan diri ‘Saya telah melakukan pembunuhan’ di Polsek Taman Sari,” kata Heru.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Dari penyelidikan polisi, diketahui aksi pembunuhan itu terjadi saat korban main di rumah NF di kawasan Sawah Besar, Kamis (5/3/2020). Sebelum pembunuhan terjadi, pelaku yang masih di bawah umur itu sempat meminta korban untuk mengambil mainan yang berada di dalam bak kamar mandi.

Setelah bocah tersebut berada di dalam bak, NF menenggelamkan kepala itu di dalam air. Tak hanya membenamkan ke dalam air, NF juga mencekik leher korban.

Lebih lanjut, Heru menjelaskan NF mulanya hendak membuang korban yang sudah lemas tak berdaya itu. Lantaran hari sudah sore, NF pun mengurungkan niat itu dan menyimpan jasad korban tersebut di dalam lemari. (*)

sumber:cnnindonesia

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement