PROBATAM.CO, Sragen – KEBAHAGIAAN terpancar jelas dari wajah Mbah Diro Martono (76), seorang buruh tani asal Dusun Sentono Rejo, RT 15, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang.
Rumahnya kini berdiri kokoh dan layak huni berkat program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, dikunjungi langsung oleh Danramil 02/Karangmalang, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono, Minggu 10 Mei 2026.
Didampingi anggota Satgas TMMD, Serma Eko Budi Santoso, kunjungan anjangsana ini bertujuan untuk meninjau hasil pembangunan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.
Mbah Diro tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat perwira pertama TNI tersebut menginjakkan kaki di teras rumahnya yang kini rapi dan nyaman.
Baginya, kehadiran Danramil bukan sekadar kunjungan pejabat wilayah, melainkan bentuk perhatian nyata kepada rakyat kecil.
”Kulo mboten nyongko Pak Danramil kerso pinarak (Saya tidak menyangka Pak Danramil mau mampir). Rumah saya sekarang sudah bagus, tidak bocor lagi, dan sangat nyaman. Maturnuwun sanget Bapak-bapak TNI,” ungkap Mbah Diro dengan suara bergetar.
Suasana semakin akrab saat Mbah Diro menyuguhkan hidangan nasi sayur sederhana. Tanpa canggung, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono duduk bersama dan menikmati santapan tersebut di dalam rumah yang baru saja rampung direhabilitasi oleh Satgas TMMD.
Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono menyampaikan bahwa kunjungannya ini merupakan bentuk apresiasi kepada warga yang telah mendukung kelancaran program TMMD di Desa Puro.
”Melihat senyum Mbah Diro adalah kepuasan tersendiri bagi kami. Program RTLH ini memang ditujukan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan seperti beliau, agar memiliki hunian yang lebih sehat dan bermartabat,” ujar Danramil.
Kegiatan anjangsana ini menutup rangkaian pemantauan wilayah hari ini dengan kesan mendalam, membuktikan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ikatan batin yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat pedesaan. Pb/Rie





Komentar