PROBATAM.CO, Sragen – KODIM 0725/Sragen- Program TMMD Reguler ke-128 memasuki hari ke-18, di tengah hiruk pikuk pembangunan dan deru semangat gotong royong masyarakat Desa Puro, ada satu pemandangan sederhana namun sarat makna yang tak banyak diketahui publik.
Bukan di tengah pengecoran jalan, bukan pula saat alat berat bekerja, namun di sebuah sudut sederhana beratap seng, beberapa prajurit duduk melingkar, tidak ada podium, tidak ada kemewahan.
Hanya meja kayu, kursi plastik, dan secangkir kopi yang menemani diskusi penuh tanggung jawab.
Di tempat itulah, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono selaku Danramil 02/Karangmalang memberikan arahan kepada Babinsa Desa Puro, Serda Dwi N, bersama anggota lainnya demi memastikan seluruh pelaksanaan TMMD berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Dengan wajah tenang namun penuh ketegasan, Danramil menekankan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya soal rampungnya pembangunan fisik.
Tetapi bagaimana kehadiran TNI benar-benar mampu menjadi harapan dan penyemangat masyarakat desa.
“Babinsa harus hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga saudara bagi warga,” ujar Danramil mengawali arahannya, Senin 11 Mei 2026.
Dengarkan kesulitan mereka, lanjutnya, bantu dengan hati, dan jadilah solusi di tengah masyarakat.
Semua duduk sejajar, berdiskusi tentang kondisi warga, progres pembangunan, hingga langkah-langkah agar pekerjaan selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas.
Di balik wajah-wajah lelah para prajurit itu, tersimpan semangat pengabdian yang luar biasa.
Mereka meninggalkan keluarga, mengorbankan waktu dan tenaga demi satu tujuan mulia, membantu rakyat.
Bagi Serda Dwi N, arahan tersebut menjadi suntikan semangat baru dalam menjalankan tugas di lapangan, sebagai Babinsa, dirinya sadar bahwa TMMD bukan sekadar program tahunan, melainkan momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Yang paling penting adalah menjaga kepercayaan masyarakat, ketika warga merasa TNI hadir dengan tulus, maka kebersamaan itu akan terbangun dengan sendirinya,” ungkapnya.
TMMD Reguler ke-128 di Desa Puro bukan hanya menghadirkan pembangunan jalan dan fasilitas fisik lainnya.
Lebih dari itu, TMMD telah menghadirkan harapan, kebersamaan, serta ketulusan pengabdian yang hidup di tengah masyarakat.
Di bawah atap sederhana itu, lahir tekad yang sama, bekerja tanpa pamrih, mengabdi tanpa lelah, dan menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan bangsa.
Karena sesungguhnya, kekuatan TNI bukan hanya pada seragam dan senjata, tetapi pada kedekatan hati dengan rakyatnya. Pb/Rie





Komentar