PROBATAM.CO, Jakarta – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus menegaskan, sejak awal SMSI berkomitmen dalam mensukseskan peringatan hari Kebebasan Pers Sedunia (Word Press Freedom Day) yang digelar oleh Dewan Pers.
Hal itu disampaikan Firdaus saat mengikuti jalan santai Insan Pers dan masyarakat di halaman gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu 10 Mei 2026.
Dalam gelaran jalan santai, selain Ketua Umum Firdaus, juga diikuti sekjen SMSI Makali Umar beserta jajaran pengurus pusat.
Selain itu juga turut serta Lesmana Bangun (Ketua SMSI Banten), Erris Julieta N (Ketua SMSI Sumut), Ikhsan Mahfidz (Indramayu), Budi dan Anwar Uban (Bekasi), Toto. M. Said (Cirebon), sedangkan Kabupaten Bandung mengirimkan Ketua SMSI Mulyani Basir, Heri HW, Rustandi serta Wisnu.
“Selain mengirimkan puluhan pengurus dan anggota pusat serta daerah, SMSI juga menyumbangkan hadiah Doorprize seperti mesin cuci sampai Handphone,” ujar Firdaus.
Dalam peringatan Word Press Freedom Day tahun 2026 ini, Firdaus berharap seluruh elemen masyarakat Indonesia menjadi kebebasan pers dan dunia pers juga kembali maju.
Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat kembali menyampaikan kondisi pers dewasa ini yang penuh tantangan di era digital.
“Ibarat kita berenang di sungai yang penuh dengan air dan gelombang, semakin deras aliran air maka perenang akan memiliki kepuasan tersendiri saat mampu melewatinya,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, kami optimis, dunia pers akan kembali menemukan ekosistem baru yang bisa mengatasi berbagai persoalan dan kembali menuju kemajuan.
Dikatakan Komarudin Hidayat, dalam rangka memperingati Word Press Freedom Day yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers kali ini menyelenggarakan Fun Walk bersama awak Media dan masyarakat dengan tema ” Pers Indonesia Beradaptasi Dan Berintegrasi”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia melalui aktivitas fisik yang memasyarakat, mempererat silaturahmi antara jurnalis, pemerintah dan mitra strategis, mengedukasi publik mengenai pentingnya akses informasi yang akurat demi kemajuan bangsa.
Menegaskan pers sebagai pilar demokrasi dan mendorong publik untuk menghargai kebebasan pers serta akses informasi yang akurat.
Seperti diketahui, pada tahun 2026 ini, peringatan global yang dipusatkan di Zambia mengusung tema “Membentuk masa depan yang damai: memajukan pers yang berkualitas”.
Bentuk dukungan simbolis bahwa informasi yang akurat adalah fondasi utama bagi masa depan Kebebasan Pers: Menjaga Integritas dan Adaptasi Pers Indonesia demi Kedamaian Bangsa.
Hadir dalam jalan santai memperingati hari kebebasan pers, diantaranya Dirjen Komunikasi Publik Dan. media Kementerian Komdigi Fifi Aleyda Yahya, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto serta peserta dari berbagai organisasi media. Pb/Rie





Komentar