Beranda / Berita Terbaru / Dinas Terkait Tinjau Bukit Berbentuk Piramid di Kuansing Diduga Prasasti Peninggalan Sejarah

Dinas Terkait Tinjau Bukit Berbentuk Piramid di Kuansing Diduga Prasasti Peninggalan Sejarah

Tim yang tergabung dari Dinas Pariwisata, Lingkungan Hidup Kuansing dan Dinas Kehutanan Provinsi Riau foto bersama di puncak bukit berbentuk piramid segitiga di Desa Pantai, Kuantan Mudik, Kamis (5/9). (foto:probatam/dya)

PROBATAM.CO, Teluk Kuantan – Masyarakat Kuansing sejak beberapa hari belakangan dihebohkan dengan penemuan bukit berbentuk Piramid di kawasan hutan Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik.

Penemuan tersebut berawal dari anggota Komunitas Pilot Drone Riau yang juga Kelompok Tani Hutan (KTH) Pantai Indah Utama, Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing, Primadian didampingi Kasi Pengelolaan Destinasi Pariwisata, H Nasjuneri Putra saat dihubungi wartawan, Jumat (6/9) siang.

Menurut Primadian, tim yang berangkat waktu itu terdiri dari Uptd Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau di Telukkuantan.

Melewati ketinggian yang cukup terjal dengan jalan setapak, tim berhasil sampai ke puncak bukit yang berbentuk piramid tersebut. Sebelum sampai ke lokasi, tim sempat dua kali mengganti kendaraan. Mulai dari roda empat, roda dua hingga berjalan kaki.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Hari Kamis kemarin kami sudah turun ke lokasi. Bahkan kami sudah sampai ke puncak bukit yang memang berbentuk segitiga itu. Setelah kami telusuri, memang ada semacam peninggalan jika dilihat dari pecahan batu yang sudah mulai terkubur oleh tanah tersebut. Nah, ini juga sudah kami laporkan ke Dinas Kebudayaan Provinsi Riau,” kata Primadian.

Sebelumnya, lanjut Primadian, bukit yang berbentuk piramid tersebut tidak sengaja ditemukan oleh salah seorang kelompok tani hutan Pantai Utama Desa Pantai yang kebetulan waktu itu sedang melihat suasana hutan dari atas dengan menggunakan Drone.

“Iya. Kebetulan salah seorang dari kelompok tani tersebut merupakan salah satu anggota Komunitas Pilot Drone Riau. Nah, hasil rekamannya itulah yang beredar di media sosial beberapa hari belakangan ini,” beber Primadian.

Mengenai hasil penelusuran tim yang sampai ke lokasi, pihaknya akan berkomunikasi dengan pimpinan terkait temuan tersebut.

Dilapangan, tim menemukan seperti onggokan batu yang disusun berbentuk segitiga. Sedangkan bagian puncaknya terdapat dataran sekitar 6×6 meter.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

“Ini sudah kami laporkan ke pak Bupati. Kata pak bupati, harus ditinjau ulang untuk memastikan apa sebenarnya. Kalau memang peninggalan sejarah, tentu akan menambah prasasti di Kuansing. Rencananya kita juga akan menijau ulang dengan beberapa pihak terkait supaya bisa dipastikan,” ungkap Primadian. (dya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement