PROBATAM.CO, Tanjungpinang – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta mendorong generasi muda berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang, Hengki Heriawan, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan bangsa, termasuk dalam mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang, dan Provinsi Kepulauan Riau.
Menurut Heri, sapaan akrab Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang, semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 harus terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Momentum tersebut semakin bermakna karena Pemuda Pancasila juga memperingati hari jadinya yang ke-67 pada tanggal yang sama. Organisasi yang berdiri pada 28 Oktober 1959 ini memiliki momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Semangat Sumpah Pemuda jangan hanya kita peringati setiap tahun, tetapi harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan HUT ke-67 Pemuda Pancasila, harus menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus berkontribusi positif, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya kepada media, Rabu, 28 Oktober 2026.
Hengki mengatakan, nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tetap relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Generasi muda dituntut memiliki kreativitas, inovasi, integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mereka harus berani mengambil peran melalui kegiatan sosial, pendidikan, ekonomi kreatif, pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
Ia menambahkan, keberadaan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila harus mampu menjadi wadah pembinaan karakter, memperkuat solidaritas, dan mengembangkan potensi generasi muda agar dapat berpartisipasi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda harus memiliki semangat gotong royong, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Kita ingin generasi muda hadir dengan karya dan tindakan nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Hengki juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat Kota Tanjungpinang. Baginya, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia berharap seluruh kader Pemuda Pancasila dapat menjadikan momentum HUT ke-67 sebagai dorongan untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat kebersamaan, serta membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi penting agar potensi generasi muda dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan daerah.
“Jangan sampai pemuda hanya menjadi penonton. Kita harus ikut mengambil bagian dalam pembangunan sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Pemuda Pancasila harus hadir di tengah masyarakat, membangun kebersamaan, serta membantu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif,” tegasnya.
Menutup pesannya, Hengki mengajak seluruh generasi muda di Kota Tanjungpinang untuk menjadikan Hari Sumpah Pemuda dan HUT ke-67 Pemuda Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan selamat HUT ke-67 Pemuda Pancasila. Mari kita satukan semangat, perkuat persaudaraan, junjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan terus berkarya untuk kemajuan Kota Tanjungpinang serta Indonesia,” tutupnya.
Semangat Sumpah Pemuda menyatukan tekad, nilai-nilai Pancasila menjadi landasan, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi wujud nyata peran pemuda dalam pembangunan. (Dan/**)





Komentar