PROBATAM.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan sejumlah pengusaha rokok ilegal. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan sekaligus menawarkan peluang agar usaha mereka dapat dialihkan ke jalur yang disediakan pemerintah.
“Saya sudah bertemu dengan beberapa pengusaha (rokok ilegal), cuma saya lupa ada berapa orang,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Rabu (2/9).
Purbaya mengatakan pertemuan itu tidak hanya membahas berbagai persoalan yang dihadapi para pengusaha rokok ilegal. Ia juga menawarkan opsi agar mereka dapat memanfaatkan kesempatan yang disiapkan pemerintah dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Menurut Purbaya, pemerintah akan mencoba membuka lapisan atau kategori baru untuk produk rokok. Para pengusaha rokok ilegal tersebut diarahkan untuk masuk ke jalur tersebut dan mengikuti aturan serta kesempatan yang diberikan pemerintah.
“Saya tanya ke mereka, lalu saya kasih kira-kira gini, saya akan coba deh buka layer baru rokok, Anda masuk ke situ, lalu Anda ikutin kesempatan yang diberikan pemerintah,” ungkap Purbaya.
Namun, tawaran tersebut memiliki konsekuensi bagi pengusaha yang tidak bersedia mengikuti ketentuan pemerintah. Purbaya menegaskan bahwa tindakan pemberantasan akan dilakukan terhadap pihak yang tetap menjalankan aktivitas rokok ilegal.
“Setelah itu, kalau nggak masuk juga, ya udah kita berantas habis. Jadi agar ada fair game,” katanya.
Selain membahas persoalan rokok ilegal, pertemuan tersebut juga menyinggung mengenai kebijakan cukai. Meski demikian, Purbaya menyatakan bahwa pembahasan terkait cukai masih akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DPR setelah pembahasan APBN selesai.
“Soal cukai, nanti kami akan menghadap ke DPR, setelah pembahasan APBN-nya selesai ya,” kata Purbaya.(lam/kumparan)





Komentar