Beranda / Peristiwa / WNA China Diamankan Imigrasi Makassar, Diduga Tombak dan Konsumsi Penyu di Raja Ampat

WNA China Diamankan Imigrasi Makassar, Diduga Tombak dan Konsumsi Penyu di Raja Ampat

PROBATAM.CO, Jakarta – Imigrasi Makassar mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal China bernama Wei Shang. Ia diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas perburuan satwa laut yang dilindungi di wilayah Raja Ampat, Papua.

Wei Shang disebut diduga menombak seekor penyu di perairan Painemo, Kabupaten Raja Ampat. Penyu tersebut kemudian diduga dimasak dan dikonsumsi olehnya.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kabid Inteldakim) Makassar, Erwin Hendrawinata, menjelaskan bahwa Wei Shang diamankan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, pada Senin (14/9/2026). Saat itu, yang bersangkutan diketahui hendak melakukan perjalanan ke luar negeri dengan tujuan Malaysia.

“WNA itu diamankan saat hendak terbang ke luar negeri, Malaysia,” kata Erwin kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Pengamanan tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengirimkan permohonan resmi kepada pihak imigrasi. Permohonan itu berisi permintaan agar Wei Shang dicegah meninggalkan Indonesia sekaligus diamankan.

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

“Atas adanya surat permohonan resmi dari Raja Ampat untuk meminta mencegah yang bersangkutan ke luar negeri,” ujar Erwin.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Wei Shang diduga melakukan aktivitas spearfishing atau penombakan terhadap penyu. Peristiwa tersebut diduga terjadi di wilayah perairan Painemo, Raja Ampat.

“Berdasarkan surat itu, bahwa WNA tersebut ini diduga telah melakukan aktivitas spearfishing (penombakan ikan), yaitu penyu. Kemudian, dia masak dan makan penyu itu,” ungkapnya.

Wei Shang Disebut Sebagai Instruktur Diving

Erwin mengatakan Wei Shang diketahui sering melakukan aktivitas diving atau penyelaman di laut. WNA tersebut juga disebut mengaku bekerja sebagai instruktur diving dan memiliki lisensi untuk melakukan penyelaman.

PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

“Ya, kalau jelasnya yang kami tahu dia memang instruktur diving ya. Apa sih, ADIA ya kalau tidak salah itu. Cuma untuk lebih jelasnya kami juga apa, hanya sebatas itu informasinya memang dia mengaku sebagai instruktur dan sebagai guru juga di Australia. Begitu,” lanjut Erwin.

Untuk proses penanganan selanjutnya, Imigrasi Makassar akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Sorong. Hal ini dilakukan karena dugaan aktivitas yang melibatkan Wei Shang terjadi di wilayah Raja Ampat.

“Kami hanya mengamankan saja karena yang ini kan kasusnya lokusnya di Raja Ampat. Jadi kami diminta untuk mencegah yang bersangkutan keluar dan kami juga berkoordinasi Kantor Imigrasi Sorong. Dan segera kami akan mengawal beliau ke Sorong,” tandasnya.(lam/kumparan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement