Beranda / Natuna / Waspada Gelombang Tinggi, Syahbandar Natuna Imbau Kapal Jangan Berlayar

Waspada Gelombang Tinggi, Syahbandar Natuna Imbau Kapal Jangan Berlayar

PROBATAM.CO, Natuna – Belakangan ini, perairan Natuna tengah dilanda gelombang setinggi 3-4 meter. Kondisi tersebut dianggap berbahaya dan tentunya berpengaruh terhadap perizinan kapal untuk berlayar di perairan Natuna.

Kepala Syahbandar Natuna, Liberty Hotahayan mengatakan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang masih berstatus waspada gelombang tinggi hingga selasa, (25/02) kapal-kapal diharapkan untuk tidak berlayar karena dapat membahayakan.

“Terkait gelombang tinggi, memang riskin sekali bila kapal berlayar karena dapat membahayakan kita” ucap Liberty kepada pewarta Kominfo. Rabu, (26/02).

Ia mengatakan, pihaknya meneruskan imbauan terkait larangan berlayar sementara waktu tersebut berdasarkan peringatan dari pihak BMKG.

“Memang ada himbauan dari kita untuk kapal-kapal di Natuna, ini juga dibarengi dengan adanya warning atau peringatan dini dari pihak BMKG kita” tambah nya.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Menurutnya, larangan sementara untuk kapal berlayar tersebut diperkirakan akan terjadi hingga beberapa hari kedepan.

“Peristiwa ini sejak tanggal 20 kemarin dan diperkirakan akan terjadi sampai tanggal 27 nanti,” kata Libarty.

Dikatakannya, dengan peristiwa ini, seluruh kapal yang melayani rute Natuna belum dapat berlayar hingga saat peringatan dini gelombang tinggi itu dicabut oleh BMKG.

“Kecuali KM. Bukit Raya, kapal itu tetap dapat berlayar meskipun gelombang dalam kondisi seperti ini. Sementara kapal-kapal Tol Laut tidak dapat berlayar dan juga keberangkatannya ditunda oleh KSOPnya masih-masing,” terang Liberty.

“Untuk kapal-kapal kecil memang sangat riskan bila berlayar dengan ketinggian ombak mencapai 3-4 meter ini, kalau bukit raya masih bisa dilayari karena bukit raya kapal besar dengan GT, 6022”, lanjutnya.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Meski prakiraannya yang demikian, bisa dilihat kondisi perairan sudah mulai teduh dan ombak sudah mulai reda terhitung hari ini.

“Mulai hari ini sudah lumayan teduh perairan di Natuna dan hari ini aktivitas kapal sudah sebagian kita berangkatkan dari ranai maupun selat lampa” tutup Liberty. (iin/hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement