Beranda / Berita Terbaru / Wabup Halim Tegaskan ASN Jangan Berpihak pada Pilkades Serentak di Kuansing

Wabup Halim Tegaskan ASN Jangan Berpihak pada Pilkades Serentak di Kuansing

Wabup Kuansing, H Halim foto bersama usai upacara di lapangan Kantor Bupati Kuansing, Senin (2/9/2019).

PROBATAM.CO, Teluk Kuantan – Menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Kuansing yang akan di gelar pada 11 September 2019 mendatang, Pemerintah Kabupaten Kuansing meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap netral terhadap para calon Kades yang akan bertarung.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Kuansing, H. Halim saat upacara deklarasi Pilkades damai bersama ratusan ASN dan calon Kades se Kuansing di lapangan Kantor Bupati Kuansing, Senin (2/9).

“Saya mengingatkan kepada seluruh ASN yang ada di Kuansing untuk tetap bersikap netral dalam Pilkades serentak pada 11 September nanti. Tidak ada intimidasi dari ASN terhadap masyarakat yang akan memilih pilihannya masing-masing. Nah, ini harus difahami oleh seluruh ASN nantinya,” tegas Halim.

Dari 94 desa yang akan melaksanakan pemilihan, lanjut Halim, sebanyak 342 calon Kades akan bertarung di daerahnya masing-masing.

Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kekompakan sehingga terwujud Pilkades damai dan sejuk di kabupaten Kuantan Singingi.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Ini pemelihan yang ketiga kalinya secara serentak sejak tahun 2015 dan 2017. Makanya, saya juga mengimbau kepada panitia, pihak kecamatan, Polsek, Koramil, tokoh masyarakat dan pemuda serta seluruh warga untuk mensukseskan Pilkades serentak nantinya,” ujar Halim.

Kemudian kepada para calon Kades, Halim juga berharap untuk berkompetisi secara kesatria. Pertemuan yang dilakasanakan pasa Senin pagi itu sudah membuktikan adanya niat bersama untuk menjadikan Pilkades serentak yang damai dan sejuk bagi masyarakat.

“Calon Kades harus siap menang dan siap kalah. Semoga dengan sikap bersama yang tertuang dalam ikrar ini, mengandung makna bukan saja fomalitas dan seremonial belaka, akan tetapi meiliki makna untuk nempertegas sikap kita semua,” terang Halim.

Makanya, sambung Halim semua elemen, termasuk masa pendukung diharapkan supaya mampu menyikapinya secara arif dan bijaksana. (dya).

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement