Beranda / Nasional / Tutupi Aliran Air, Satgas Citarum Sektor 4 Angkat 4,5 Kubik Sampah Dari Anak Sungai Saguling

Tutupi Aliran Air, Satgas Citarum Sektor 4 Angkat 4,5 Kubik Sampah Dari Anak Sungai Saguling

PROBATAM.CO, Bandung Barat – Satuan Tugas (Satgas) Citarum sektor 4 Sub 03 Padalarang mengajak masyarakat membersihkan berbagai jenis sampah yang menyumbat aliran sungai Cihaur di Kampung Sukamaju.

Ajakan itu sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan fungsi aliran air yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar anak sungai.

Dansektor 4, Kolonel Arh Tri Adrijanto Santoso melalui Dansub 03, Serka Kholid menyampaikan, fungsi saluran air tidak berjalan dengan optimal, sampah berbagai jenis menutup hampir sebagian badan sungai.

Satu persatu anggota satgas bersama masyarakat, dengan menggunakan alat seadanya mengangkat sampah dan dimasukan kedalam karung plastik.

Visitasi Tim Kompolnas Awards 2026 Pada Polda Kepri, “Secure Kepri, Secure Your Investment” Tuai Prestasi

“Masih ada masyarakat yang membuang sampah ke aliran sungai, hari ini saja kami berhasil mengangkat sebanyak 4,5 meter kubik sampah berikut dengan tanaman liar yang tumbuh,” ujar Dansub 03, Kamis 20 Agustus 2026.

Ditambahkan Serka Kholid, membuang sampah di saluran air tidak hanya menyebabkan masalah genangan, tapi bisa mencemari air serta ekosistem yang ada.

“Selain menimbulkan bau tidak sedap, sumbatan sampah di sungai juga bisa menjadi sarang nyamuk dan serangga,” ucapnya.

Atas arahan Dansektor, lanjutnya, hari ini kami langsung turun dengan mengajak masyarakat, kegiatan ini selain meningkatkan kesadaran, juga memberikan edukasi secara langsung.

“Kita perlu kerjasama yang baik dengan masyarakat, bersama-sama menjaga kebersihan aliran sungai agar tidak menimbulkan bencana yang lebih besar lagi dikemudian hari,” ungkap Serka Kholid.

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri

Usai melaksanakan pembersihan, Dansub 03 bersama anggota langsung melaksanakan sosialisasi terkait Lodong Sisa Dapur (Loseda) sebagai upaya mengurangi sampah organik yang berasal dari rumah tangga.

“Alhamdulillah, pembuatan Loseda terus kami laksanakan, segala upaya mengurangi sampah rumah tangga harus dimulai dari sumbernya, dengan adanya Loseda, sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos,” tutur Serka Kholid.Rie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement