PROBATAM.CO, Batam– Di tengah kesibukan meninjau pelebaran jalan di kawasan depan KFC, Botania, Batamkota, langkah Wali Kota Batam H Amsakar Achmad tiba-tiba terhenti, ketika melihat seorang lelaki lemah dan membutuhkan bantuan, duduk di halte, Minggu (26/7/2026).
Kondisi tunawisma tersebut tampak memprihatinkan. Rambutnya panjang. Ia mengenakan kaos hitam, bercelana panjang hijau gelap digulung hingga pangkal paha. Di kakinya tampak penuh luka yang masih basah.
Nurani Amsakar terketuk, lalu datang menghampiri. “Pak, tinggal di mana, Pak?” tanyanya.
Lelaki itu menjawab lirih. “Gak ada tempat tinggal.” Rupanya dia tak tahu bahwa di depannya adalah orang nomor satu di Kota Batam.
“Jadi tidur-tidur di jalan-jalanlah?” Amsakar Achmad , melanjutkan tanyanya.

“Makan bagaimana? “Sakitnya?” cecar Amsakar. Suaranya mendadak berat, tak mampu lagi menahan kesedihan. Lelaki itu hanya menjawab pendek, “Ya!”
Tanpa banyak kata, keputusan langsung diambil. Amsakar langsung menelepon Zul Arif, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.
“Ya, Zul. Ada di KFC Botania. Coba bawa ke dinsos, dan perlu pengobatan ini. Segera koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Angkat ya?!” perintahnya.
Tuntas menelepon, Amsakar berkata kepada lelaki itu. “Pak, nanti ada petugas kita jemput bapak, biar dibawa ke shelter ya, biar diobati ya. Nih kalau untuk beli makan ya,” ujarnya sembari menyelipkan beberapa lembar uang Rp100 ribuan.
“Siapa namanya, Pak?” tanya Amsakar. Rupanya saking terbawa perasaan, dia lupa berkenalan.
“Wahyudi,” jawab lelaki itu. Lagi-lagi singkat.
“Jalan bisa?! Nanti biar dibawa ke sana, Bapak. Di sana nanti biar sekaligus dicek sama Puskesmas kita ya,” sambung Amsakar.
Tak lama kemudian Ambulan datang. Wahyudi pun diperiksa sebentar, lalu ditandu ke dalam mobil. Tidak ada penundaan. Tidak ada birokrasi yang bertele-tele.
Yang ada hanyalah kepedulian yang tulus, agar Wahyudi segera mendapatkan penanganan medis yang layak dan manusiawi.
“Mari kita sama-sama mendoakan agar Pak Wahyudi segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya, dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Terima kasih untuk semua pihak yang langsung sigap membantu. Tetap saling peduli dan jaga sesama. Batam rumah kita,” tulis Amsakar di Facebook pribadinya. (kb/hel)





Komentar