PROBATAM.CO, Batam – Walikota Tanjung Pinang H. Syahrul sampai saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Thabib (RAT) Batu Delapan, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Orang nomor satu di Kota Tanjungpinang itu dijemput tiga petugas medis yang lengkap dengan alat pelindung diri (APD) dan menggunakan ambulance, Sabtu (11/4/2020) pukul 9.00 WIB. Sama seperti petugas saat menangani pasien covid-19.
Setibanya di rumah sakit provinsi yang berada di kawasan Batu 8 Tanjungpinang itu, Syahrul langsung dibawa masuk ke ruang ICU dan selanjutnya mendapatkan perawatan dan observasi di rumah sakit tersebut.
Sementara mobil ambulance yang digunakan membawa Syahrul dari kediamannya ke rumah sakit tempatnya saat ini dirawat, kemudian disemprot cairan disinfektan termasuk handphone dalam bungkus plastik juga ikut disemprot.
Belum diketahui pasti sakit apa yang dideritanya, namun informasi yang diperoleh, Ketua DPD Partai Gerindra Kepri ini sempat mengeluh sesak napas. Rafid Test terhadap Syahrul sudah dilakukan, namun hasilnya non reaktif. Siang ini, SWAB-nya baru dikirim untuk diperiksa di Jakarta.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kepri yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, bahwa Wali Kota Tanjungpinang Syahrul diakuinya memiliki gejala sesak napas.
“Beliau memiliki gejala sesak napas. Namun belum mendapat kepastian Covid-19, karena SWAB-nya baru dikirim ke Jakata siang ini,” kata Tjetjep, Sabtu (11/4/2020) pukul 11.30 WIB, menanggapi konfirmasi awak media jurnalis peduli Covid-19.
Dijelaskan, Rapid Test sudah dilakukan tim medis RSUP RAT Provinsi Kepri hasilnya non reaktif. Pihaknya, sedang mengirimkan SWAN-nya ke Jakarta untuk diperiksa.
“Rapid Test sudah dilakukan, hasinya non reaktif. Kita sedang mengirimkan Swan ke Jakarta, mudah2an dapat disegerakan hasilnya (SWAB),” jelas Tjetjep.
Dikatakannya, pengambilan swab-nya telah dilakukan untuk pemeriksaan PCR Test di Kemenkes, Jakarta dan sejauh ini belum ada hasil yang disampaikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam menanggapi pertanyaan media dan informasi yang berkembang sekitar kesehatan Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, pihaknya menyampaikan bahwa :
- Benar Walikota Tanjungpinang saat ini mendapatkan perawatan dan observasi di RSUD RAT Tanjungpinang.
- Walikota Tanjungpinang sejak beberapa minggu yang lalu memang merasakan adanya beberapa gangguan kesehatan seperti demam dan peningkatan gula darah
- Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap Covid-19, telah dilakukan pemeriksaan rapid test terhadap beliau beberapa hari yang lalu dan menunjukkan hasil negatif (non reaktif)
- Pengambilan swab telah dilakukan untuk pemeriksaan PCR di Kemenkes dan sejauh ini belum ada hasil yang disampaikan.
- Untuk itu, mohon doa dari seluruh teman teman media dan masyarakat Kota Tanjungpinang agar Bapak Walikota dijauhkan dari Covid-19 dan kesehatannya bisa segera pulih kembali.
- Masyarakat untuk lebih waspada terhadap virus yang sedang kita hadapi bersama. (*/iin).




Komentar