Beranda / Berita Utama / Produk Kosmetik Ilegal Senilai Miliaran Rupiah Ditemukan di Batam

Produk Kosmetik Ilegal Senilai Miliaran Rupiah Ditemukan di Batam

PROBATAM.CO, Batam – Baru-baru ini, ratusan item produk kosmetik ilegal bernilai miliaran rupiah ditemukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri di dalam sebuah toko yang ada di Kota Batam.

Sedikitnya, terdapat 112 item berbagai merek produk kosmetik ilegal yang berhasil diamankan dengan total keseluruhan 238.280 Pcs.

“Untuk total nilai ekonomis kosmetik ilegal tersebut mencapai Rp 2 miliar lebih, dan ini masih kami kalkulasikan,” kata Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan di kantornya, Jumat (1/11).

Menurut Yosef, penindakan yang dilakukan oleh pihaknya tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Komisi I DPRD Kota Batam dan stakeholder lainnya.

Peredaran barang ini disebut Yosef melalui online. Namun demikian, Ia mengaku masih melakukan pendalaman dan pengawasan terhadap peredaran jaringan kosmetik ilegal ini.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Yosef bercerita, pada saat dilakukan penindakan di toko tersebut, pihaknya hanya menemukan beberapa orang karyawannya saja. Sementara siapa pemiliknya, belum diketahui.

“Kita masih mencari siapa pemilik kosmetik ilegal tersebut. Karyawannya pun tidak tau siapa pemiliknya karena rata-rata mereka baru bekerja sekitar satu hingga dua bulan, dan hanya bertugas untuk packing barang saja,” jelas Yosef.

Sembilan orang karyawan toko tersebut akhirnya dibawa BPOM Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka kata Yosef akan dikenakan wajib lapor guna keperluan pemeriksaan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Bea dan Cukai Batam, dimana untuk peredarannya dalam sehari toko tersebut bisa mengirim 300 hingga 500 paket kosmetik ke seluruh Indonesia menggunakan e-Commerce ternama,” katanya. (ani)

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement