PROBATAM.CO, Batam – Kasus Positif Covid-19 yang ditangani Kota Batam, terus beranjak naik. Buktinya, hari ini, Sabtu (30/5/2020), bertambah 8 orang masyarakat di kota ini yang terkonfirmasi positif virus yang membahayakan tersebut.
Dari delapan orang penambahan kasus terakhir ini, satu diantaranya adalah warga Dabo Singkep, kabupaten Lingga meninggal. Secara keseluruhan kasus Covid-19 di Batam menjadi 128 orang, 11 diantaranya meninggal dunia dan 47 pasien sembuh setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit rujukan di Batam.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam yang juga Wali Kota Baram H. Muhammad Rudi hari ini, Sabtu (30/5/2020), kembali merilis kasus terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Batam.
“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus baru (impor) dan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster Taman Baloi dengan terkonfirmasi positif Nomor. Nomor. 49 dan 82 Kota Batam,” kata Rudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima PROBATAM.CO, Sabtu (30/5/2020) malam.
Dijelaskannya, terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus hari ini adalah delapan orang yang terdiri dari 5 (lima) Orang Perempuan dan 2 (dua) orang Laki-laki warga Kota Batam serta 1 (satu) orang warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Berikut ini disampaikan Rudi riwayat perjalanan penyakit dari pasien-pasien terbaru yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang ditangani di Kota Batam tersebut sebagai berikut;
1. Seorang laki-laki berinisial “Tn.SG” usia 35 Tahun, Swasta, beralamat di kawasan perumahan Eden Park, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 121 Kota Batam.
Yang bersangkutan merupakan suami dari Terkonfirmasi Positif Nomor 117 dan ayah kandung dari Terkonfirmasi Positif Nomor 118.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82” maka yang bersangkutan bersama istri dan anaknya tersebut melakukan pemeriksaan RDT pada tanggal 26 Mei 2020 dengan hasil “Reaktif”.
Yang dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan pada keesokan harinya tanggal 27 Mei 2020 dimana hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini dalam persiapan proses perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
2. Seorang laki-laki berinisial “Tn.S” usia 53 Tahun, Swasta, beralamat di Jalan Bukit Abun, Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, merupakan kasus baru Covid- 19 Nomor. 122 Kota Batam.
Pada awalnya yang bersangkutan pada tanggal 19 Mei 2020 dirujuk dari RSUD Dabo Singkep, kabupaten Lingga ke RS BP Batam di Sekupang dengan Diagnosis “CKD Stg V pro H Cholelithiasis +PDP Covid-19”.
Mengingat tidak tersedia ruang HD isolasi khusus Covid-19 di RSBP Batam pada tanggal 27 Mei 2020 maka dirujuk kembali ke RS Budi Kemuliaan Batam yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Non Reaktif”.
Selama dalam perawatan kondisinya terpantau semakin memburuk dan akhirnya meninggal dunia pada hari Kamis, 28 Mei 2020, pukul 08.08 WIB.
Mengingat yang bersangkutan sebelumnya telah ditetapkan sebagai PDP maka sebelum dilakukan pemulasaran secara protokol Covid-19 dilakukanlah pemeriksaan swab terhadap jenazah yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
3. Seorang Anak Bayi Perempuan berinisial “By.CfGC” usia 01 Tahun, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 123 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82” maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama orang tua dan saudara kembarnya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Selanjutnya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam, namun pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 dirujuk ke RS Elisabeth Batam Kota karena yang bersangkutan terlihat lemah (dehidrasi) tidak mau makan dan minum.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan masih dalam perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit tempatnya dirawat.
4. Seorang Anak Bayi Perempuan berinisial “By.CbGC” usia 01 Tahun, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 124 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82” maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama orang tua dan saudara kembarnya terkonfirmasi nomor. 123 melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Selanjutnya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam, namun pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 dirujuk ke RS Elisabeth Batam Kota karena yang bersangkutan terlihat lemah (dehidrasi) tidak mau makan dan minum.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan masih dalam perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit tempatnya dirawat.
5. Seorang Laki-laki berinisial “Tn. EC” usia 42 Tahun, Swasta, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 125 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82” maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama istri dan anak kembarnya terkonfirmasi nomor. 123 dan 124 melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Selanjutnya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam, namun pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 mengingat anak-anaknya terlihat lemah (dehidrasi) karena tidak mau makan dan minum mereka sekeluarga dirujuk ke RS Elisabeth Batam Kota.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan masih dalam perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit tempatnya dirawat.
6. Seorang Perempuan berinisial “Ny.MaE” usia 43 Tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 126 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82” maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama suami terkonfirmasi nomor. 125 dan anak kembarnya terkonfirmasi nomor. 123 dan 124 melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Selanjutnya dilakukan isolasi terpusat di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam, namun pada keesokan harinya tanggal 29 Mei 2020 mengingat anak-anaknya terlihat lemah (dehidrasi) karena tidak mau makan dan minum mereka sekeluarga dirujuk ke RS Elisabeth Batam Kota.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan masih dalam perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit tempatnya dirawat.
7. Seorang Anak Perempuan “An.JEM” usia 7 Tahun, Pelajar, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 127 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82”, setelah ayahnya dinyatakan terkonfirmasi positif kasus Nomor.102 (RAM).
Maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama ibunya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Sebelum hasil swab diketahui telah dilakukan isolasi terpusat kepada yang bersangkutan di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan cukup stabil serta saat ini dalam persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.
8. Seorang perempuan “Ny.MG” usia 38 Tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 128 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster Taman Baloi kasus 49 dan 82”, setelah suaminya dinyatakan terkonfirmasi positif kasus Nomor.102 (RAM) maka yang bersangkutan pada tanggal 28 Mei 2020 bersama anaknya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif” yang disertai juga dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi “Positif”.
Sebelum hasil swab diketahui telah dilakukan isolasi terpusat kepada yang bersangkutan di Rusun Tanjung Uncang Kota Batam dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan cukup stabil serta saat ini dalam persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.
Sejauh ini kondisi yang dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini masih dalam perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
Rudi mengatakan sesuai dengan dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini, terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.
“Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan dari Pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19,” jelas dia.
Selanjutnya Rudi mengingatkan dan menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat kota Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah untuk menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
“Untuk tetap di rumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup,” tutup Rudi. (r/iin).




Komentar