PROBATAM.CO, Kab Bandung – PULUHAN ton tumpukan sampah yang didominasi plastik serta streofom di Oxbow Cicukang Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih menjadi sorotan satgas Citarum Harum sektor 3.
Hari ini, Jum’at 17 April 2026, dengan mengerahkan dua alat berat dari BBWS serta 5 unit truk dari DLH Kabupaten Bandung, anggota satgas bersama unsur Forkopimda dan masyarakat melakukan pembersihan.
Pembersihan sampah di oxbow cicukang, mendapat atensi dari Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih yang didampingi langsung Dansatgas Citarum Kolonel Inf Yanto Kusno serta Dansektor 3 Kolonel Arh Dodo Masdori serta Kepala DLH Provinsi Jabar.

Ditegaskan Pangdam III/Siliwangi, permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, banyaknya tumpukan sampah di oxbow cicukang sebagai dampak masih rendahnya kesadaran masyarakat.
“Sampah itu menjadi musuh bersama, seperti yang kita lihat, aliran sungai sepanjang 400 meter ditutupi hamparan sampah,” ujar Mayjen TNI Kosasih sesaat setelah memantau pekerjaan pembersihan.
Menurut Pangdam, dari Kabupaten Bandung saja setiap hari sampah mencapai 1800 ton, sementara kapasitas pengiriman ke TPA Sarimukti masih terbatas.
Sehingga, kata Pangdam, belum mampu menampung seluruh volume sampah, akibatnya, masih banyak yang belum tertangani.
Dikatakan Pangdam, sampah di aliran oxbow cicukang ini berasal dari wilayah Kota Bandung, dan terbawa arus air saat terjadi hujan besar, dan mengendap di titik titik tertentu, termasuk di cicukang.
“Saya menghimbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan, mulailah kelola sampah rumah tangga dengan baik, karena keterbatasan TPA Sarimukti,” tutur Mayjen TNI Kosasih.
Sementara itu, Dansatgas Citarum Kolonel Inf Yanto Kusno menuturkan, terkait dengan sampah, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai strategi dalam penanganan, khusunya di wilayah yang kritis.
“Kondisi ini terjadi karena aliran sungai melewati kawasan pemukiman padat, selain melaksanakan aksi pembersihan, kami juga fokus melaksanakan upaya sosialisasi dan edukasi kepada warga,” ucap Dansatgas.
Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, satgas Citarum terus mendorong masyarakat untuk mampu mengolah sampahnya sejak dari rumah, jangan dibiasakan dibuang sembarangan, karena saat hujan sampah akan terbawa aliran air dan menumpuk di sungai, seperti yang kita lihat.
Dansatgas juga menekankan bahwa satgas Citarum terus melakukan kolaborasi dengan DLH di semua tingkatan, BBWS, Kodim serta unsur terkait lainnya.
Senada dengan Dansatgas, Dansektor 3 Kolonel Arh Dodo Masdori menyampaikan, aliran di oxbow cicukang ini sering kita bersihkan oleh sub 08 Margaasih.
“Setiap kawasan Bandung diguyur hujan besar, sudah dapat dipastikan oxbow ini serta beberapa muara anak sungai membawa sampah saat mengalir ke Citarum,” ungkapnya.
Ditambahkan Dansektor, pembersihan ini akan terus dilakukan sampai selesai, sampah yang diangkut ini sebagian dikirim ke meson olah runtah serta ke TPST cicukang. (Pb/Rie)




Komentar