PROBATAM.CO, Jakarta – Kuasa hukum Sarwendah memberikan tanggapan mengenai beredarnya percakapan WhatsApp antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang sempat terlihat saat kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, memperlihatkan isi percakapan tersebut dalam podcast Denny Sumargo.
Rumor mengenai dugaan Ruben Onsu mengidap HIV muncul setelah cuplikan podcast yang tayang pada Sabtu (1/8) menjadi perhatian publik. Saat Minola menunjukkan layar ponselnya, sejumlah warganet menangkap dan memperbesar tampilan percakapan. Dari situ muncul spekulasi bahwa Sarwendah sempat menanyakan apakah Ruben masih mengonsumsi obat antiretroviral (ARV), yang merupakan terapi untuk HIV.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membenarkan bahwa percakapan tersebut memang merupakan pesan yang dikirimkan oleh kliennya kepada Ruben. Namun, ia menegaskan bahwa pihak Sarwendah tidak pernah membuka ataupun mengangkat isu mengenai dugaan penyakit tersebut.
Chris menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin memberikan komentar lebih jauh mengenai isu yang berkaitan dengan kondisi kesehatan karena hal tersebut merupakan ranah privasi. Ia juga meminta agar privasi para pihak dihormati, terlebih karena ada anak-anak yang perlu dilindungi.
Sebelumnya, Minola Sebayang juga telah memberikan klarifikasi melalui media sosial dengan menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan HIV Ruben menunjukkan status non-reaktif. Ia turut memperlihatkan sejumlah dokumen hasil pemeriksaan laboratorium sebagai bentuk penjelasan kepada publik.
Dalam pemeriksaan HIV, hasil tes umumnya dinyatakan sebagai reaktif atau non-reaktif. Istilah tersebut digunakan karena adanya masa jendela (window period) pada infeksi HIV. Hasil non-reaktif pada umumnya dapat dianggap sebagai negatif apabila tetap konsisten setelah dilakukan pemeriksaan ulang sesuai masa jendela yang berlaku.
Saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (6/8), Minola juga dimintai tanggapan mengenai perbedaan tanggal lahir yang tercantum dalam dokumen hasil pemeriksaan kesehatan yang beredar. Ia menegaskan bahwa dokumen yang diperlihatkannya merupakan dokumen yang diterimanya langsung dari Ruben.
Minola juga membantah tudingan bahwa dirinya sengaja membocorkan isi percakapan WhatsApp dalam podcast tersebut. Menurutnya, yang ditampilkan hanyalah tanggal percakapan untuk menunjukkan bahwa Sarwendah memang mengenali nomor WhatsApp yang dimaksud. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan klarifikasi sesuai porsinya, sedangkan soal apakah publik mempercayainya atau tidak merupakan penilaian masing-masing.
Di sisi lain, meskipun tidak ingin membahas dugaan penyakit maupun obat yang menjadi perbincangan, kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa kliennya telah menjalankan kewajibannya sebagai istri selama masa pernikahan, termasuk ketika Ruben mengalami kondisi kesehatan yang berat.
Pihak Sarwendah tidak menjelaskan penyakit yang dimaksud. Namun, Ruben Onsu sebelumnya pernah diberitakan menderita Empty Sella Syndrome (ESS) pada tahun 2022, yaitu kondisi ketika struktur tulang di dasar otak (sella turcica) menekan kelenjar pituitari sehingga menyebabkan penurunan kadar hemoglobin dan mengharuskannya menjalani perawatan intensif.
Chris Sam Siwu menyampaikan bahwa Sarwendah tetap mendampingi dan merawat Ruben hingga kondisi kesehatannya membaik dan ia dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa kliennya telah menjalankan perannya sebagai istri dengan baik selama pernikahan berlangsung.
Chris juga menyinggung adanya pertengkaran besar yang terjadi menjelang berakhirnya pernikahan mereka. Ia menyatakan bahwa peristiwa tersebut patut dipahami secara menyeluruh, termasuk berkaitan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan pertengkaran antara Sarwendah dan Ruben di media sosial.
Sementara itu, sidang mediasi terkait gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (6/8) ditunda karena hakim mediator berhalangan hadir. Sidang mediasi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026.
Meskipun mediasi ditunda, Ruben Onsu dan Sarwendah tetap hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sarwendah tiba sekitar pukul 09.43 WIB, sedangkan Ruben hadir sekitar pukul 10.20 WIB.
(lam)





Komentar