PROBATAM.CO, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menerima bantuan sarana dan prasarana tanggap bencana dari Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Anambas. Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem, khususnya potensi banjir, kekeringan, dan kebakaran.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengapresiasi kepedulian BRK Syariah terhadap kebutuhan masyarakat di daerah tersebut. Ia meminta jajaran BPBD merawat seluruh peralatan bantuan secara optimal dan mengedepankan langkah-langkah pencegahan serta kesiapsiagaan dini.
“Prinsip kita adalah sedia payung sebelum hujan. Kita harus mengantisipasi kebutuhan masyarakat terlebih dahulu, jangan baru sibuk mencari solusi saat bencana terjadi,” ujar Aneng.
Ia juga meminta seluruh peralatan ditempatkan di lokasi yang tepat agar dapat digunakan secara cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.
“Saya minta seluruh peralatan ini dirawat seolah-olah milik pribadi agar awet dan ditempatkan di tempat yang tepat untuk melayani masyarakat secara langsung,” katanya.
Pimpinan BRK Syariah Cabang Anambas Tarempa, Edi Firdaus, mengatakan penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh dan peduli bersama pemerintah daerah serta masyarakat Kepulauan Anambas.
“Bantuan yang kami serahkan mencakup lima unit pompa air portabel lengkap dengan selang dan lima unit tandon air berkapasitas 2.000 liter,” kata Edi.
Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat optimal dan berdampak positif secara berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat optimal dan berdampak positif yang berkelanjutan. Kami juga memohon doa dan kerja sama agar program-program kepedulian BRK Syariah dapat terus berjalan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi, menyambut baik dukungan tersebut. Ia mengatakan bantuan itu akan memperkuat sarana operasional BPBD, terutama pada pos-pos yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.
“Peralatan ini akan kami maksimalkan untuk penguatan BPBD. Ini akan menjadi basis kami agar BPBD dapat berperan aktif dalam memberikan bantuan penanganan kejadian-kejadian terkait kekeringan dan kebakaran,” kata Rovaniyadi.
Ia menjelaskan, selain untuk menangani kekeringan dan banjir, pompa air yang diterima juga dapat dimanfaatkan untuk penanganan awal kebakaran rumah maupun lahan dalam skala kecil.
“Spesifikasi mesin pompa air ini juga dirancang untuk penanganan cepat kebakaran rumah maupun lahan skala kecil. Kami berkomitmen menjaga seluruh peralatan ini demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Rovaniyadi menambahkan, keberadaan sarana tersebut diharapkan semakin memperkuat kemampuan BPBD dalam merespons kondisi darurat serta melayani kebutuhan emergency masyarakat secara cepat dan tepat.(asy)





Komentar