Beranda / Bisnis / Penjualan Properti Residensial di Singapura Melempem

Penjualan Properti Residensial di Singapura Melempem

PROBATAM.CO – Jones Lang LaSalle (JLL) melaporkan penjualan properti residensial di Singapura pada kuartal pertama tahun ini masih terbilang lemah.

Hal itu terjadi karena tertekan oleh adanya pelonggaran aturan dari pemerintah dan kondisi perekonomian global yang masih dilanda ketidakpastian.

Selain residensial milik, hunian sewa juga tetap datar, tidak mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya meskipun tingkat keterisiannya tinggi.

Baca juga :

“Awal tahun ini, pasar sewa tidak mendapat banyak dorongan, terutama dari kalangan ekspatriat yang biasanya paling banyak mengisi pasar sewa,” kata Tay Huey Ying, Head of Research and Consultancy JLL Singapura, dikutip Bisnis.com dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/4).

Kemah Bela Negara Kader Kadet RI Siliwangi Santri Camp 2026 Se Jabar-Banten Sukses Digelar

Disamping itu, proyek-proyek yang masih berkembang dan masih dalam proses pembangunan hingga 2020 membuat para pemilik lahan harus berpikir dua kali untuk menaikkan harga.

“Tantangan sektor properti residensial di Singapura diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga akhir 2019. Pengembang tak hanya mendapat tantangan dari kompetisi antar pembangunan, tapi juga dengan melemahnya sentimen untuk pembelian,” kata dia.

Saat ini, pada kuartal I/2019 total pasok properti residensial di Singapura sebanyak 60.987 unit dengan rata-rata harga di kawasan Middle Road mencapai 492 dolar Singapura, di kawasan Kampong Java Road mencapai 418 dolar Singapura, dan di Kawasan Sims Drive mencapai 383,5 dolar Singapura. Adapun, pertumbuhan nilai modalnya turun 1,1% dari kuartal sebelumnya.

(isn)

sumber : Bisnis.com

Furqon dan Usman, Dua Santri Asal Cipanas Lebak Ingin Ikuti Jejak Jenderal Santri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement