Beranda / Berita Terbaru / Mubaligh Minta Kantor Sekretariat, Wahyu Wahyudin: Cari Dulu Lahannya

Mubaligh Minta Kantor Sekretariat, Wahyu Wahyudin: Cari Dulu Lahannya

PROBATAM.CO, Batam – Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Kecamatan Nongsa meminta kepada pemerintah untuk pembangunan kantor sekretariat di kecamatan itu.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Ketua PMB Kecamatan Nongsa, Anwar Rasyid saat reses anggota DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin di Hokkie Hotel Kabil, Minggu (15/12).

“Keluhan dan masukan kita salah satunya ingin punya kantor sekretariat bersama yang akan digunakan untuk ormas Islam lainnya,” ujar Anwar.

Selain itu, Anwar melanjutkan, mubaligh Nongsa juga meminta BPJS baik itu kesehatan, maupun ketenagakerjaan.

“Karena kita kemana-mana menggunakan kendaraan apalagi Nongsa ini rawan, jalan licin, berlubang dan gelap kalau malam hari. Kiranya ini yang patut diperjuangkan, apalagi kalau insentif syukur-syukur ditambah,” kata dia.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Sebagai Ketua, Anwar juga berharap kepada kawan-kawan PMB Kecamatan Nongsa untuk melakukan perubahan untuk kemajuan seperti lebih cerdas, dan lebih menjadi pelopor.

Seluruh anggotanya diharapkan juga untuk dapat bersinergi serta membantu, baik itu pihak kepolisian maupun pemerintah sehingga betul-betul menjadi mitra yang solid.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin menyambut baik permintaan PMB Nongsa ini. Ia mengatakan akan lebih mengutamakan pembangunan sekretariat PMB Kecamatan Nongsa.

“Kita minta kepada pihak kecamatan, PMB, LPM dan instansi lainnya untuk mencari lahannya terlebih dahulu agar bisa dihibahkan dan dibangun pemerintah,” ujarnya.

Jika lahan sudah ada, kata Wahyu, Ia berjanji akan kawal secara bersama pembangunan sekretariat tersebut hingga tuntas.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Lebih dari itu, Wahyu juga ingin mensejahterakan para mubaligh. Salah satunya dengan cara merealisasikan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

“Terkait kesejahteraan mubaligh akan kita advokasikan kewirausahawan para anggota di PMB,” tambahnya.

Oleh karena itu, Wahyu berharap kepada pemerintah untuk dapat lebih peduli terhadap para mubaligh agar mereka bisa fokus berdakwah dengan beragam tantangan yang ada.

“Bila perlu adakan kunjungan-kunjungan ke daerah-daerah yang para mubalighnya sejahtera agar menambah wawasan mereka,” kata dia. (ani)

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement