PROBATAM.CO, Batam – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Doni Monardo, direncanakan akan menggelar kegiatan ramah tamah dan sekaligus pembekalan kepada ratusan pejabat sipil dan militer serta tokoh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.
Ramah tamah dan pembekalan, berdasarkan undangan Plt Gubernur Kepri Isdianto yang ditandatangi Sekda Provinsi Kepri TS. Arif Fadilah tersebut, dilaksanakan nanti malam, Minggu (8/3/2020) pukul 19.00 WIB di gedung aula Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri.
“Gubernur Kepulauan Riau, dengan ini mengundang saudara untuk hadir pada, Hari:Minggu, Tanggal 8Maret 2020, Pukul 19.30 WIB, bertempat di ruang Aula Restoran Golden PrawnBatam pada acara ramah tamah dan pembekalan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI Bapak Letjen TNI Doni Monardo ,”kata Arif Fadilah, kemarin.

Dijelaskannya, undangan kepada yang diminta hadir mulai dari kepada TNI / Polri, Pejabat Pemerintah Provinsi, Kabupaten / Kota, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Wanita,Tokoh Pemuda, Organisasi, Insan Media, Manggala Agni serta Relawan se Provinsi Kepulauan Riau
“Demikian disampaikan, terima kasih atas kehadiran saudara tepat pada waktunya. Ada sekitar 131 lembar undangan sudah dilayangkan terkait kegiatan ini,” ujarnya.
Profil Doni Monardo dan Jejak Kariernya di Dunia Militer
Letnan Jenderal TNI Doni Monardo lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 10 Mei 1963 silam. Ia adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 14 Maret 2018 pernah menjabat sebagai Sesjen Wantannas.
Doni Monardo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985 yang sudah berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.
Dikutip dari liputan6.com, disebutkan, Doni Monardo Menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Padang pada tahun 1981. Setelah lulus, ia lantas melanjutkan pendidikan di Akmil pad atahun 1985.

Selanjutnya kembali melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada tahun 1999 silam. Dan terkahir ia melanjutkan ke Lembaga Ketahanan Nasional di tahun 2012 lalu. Doni Monardo adalah salah satu perwira TNI AD dengan karir cemerlang. Alumnus Akademi Militer tahun 1985 ini langsung bergabung dengan Kopassus begitu lulus.
Dia sempat bertugas di wilayah konflik Timor Timur dan Aceh. Setelah itu Doni bergabung dengan Paspampres. Tahun 2008 Dia dipromosikan menjadi Komandan Grup A Paspampres. Setelah itu menempati posisi teritorial sebagai Danrem 061/Surya Kencana (2010-2011).
Doni Monardo juga menjadi wakil komandan satuan tugas antiteror pembebasan MV Sinar Kudus yang dibajak pemberontak Somalia. Dia lalu dipromosikan sebagai Wakil Komandan Kopassus dan meraih bintang satu di pundaknya. Karir Doni Monardo makin melejit, dia diangkat menjadi Komandan Paspampres tahun 2012-2014.
Ayah tiga anak ini kemudian kembali ke korps baret merah, menjadi Danjen Kopassus (2014-2015). Saat memimpin Kopassus ini lah Doni ingin membuat tentaranya lebih ramah pada masyarakat. Dia mewajibkan prajurit Kopassus Senyum, Sapa, Salam jika berhadapan dengan rakyat.
Setahun memimpin Kopassus, Doni Monardo digeser menjadi Panglima Kodam XVI Pattimura di Ambon (2015-2017). Lalu Pangdam III Siliwangi di Jawa Barat tahun 2017-2018. Doni dikenal sebagai jago bela diri dan menembak.

Fisiknya juga masih prima. Saat menjabat Pangdam Pattimura dia masih menjadi juara Aquathlon di Salahutu setelah berlari lima kilometer disambung berenang dua kilometer. Bintang tiga di pundaknya didapat saat menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantamnas).
Sejak Rabu, 9 Januari 2019, Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Letnan Jenderal Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional itu sejatinya tertunda sepekan, setelah kepala negara secara mendadak ke Lampung, Sumatera Selatan untuk meninjau korban tsunami Selat Sunda.
Pengangkatan Doni berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 5/P/2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Doni akan menggantikan posisi Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei. (iin/L6)




Komentar