PROBATAM.CO, Batam – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menghimbau perguruan tinggi negeri seperti Politeknik Negeri Batam dan perguruan tinggi swasta lainnya di Batam agar memberikan keringanan biaya pendidikan.
“ Kami menghimbau agar perguruan tinggi juga ikut andil membantu seperti memberikan keringan biaya kuliah untuk mahasiswanya,” tutur Tumbur M Sihaloho, kepada awak media, baru-baru ini.
Menurutnya, tidak itu saja. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X (sebelumnya bernama KOPERTIS) dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Kepri juga harus mengambil peran yang sama, yakni memberikan keringanan biaya pendidikan di saat pandemi seperti saat ini.
“Disaat pandemi Corona seperti saat ini, dibutuhkan kerja sama semua pihak demi menjaga ekonomi masyarakat yang sedang menurun,” ujarnya.
Politisi PDI-P ini berharap, keringan biaya pendidikan perguruan tinggi itu, dapat diberikan karena kondisi ekonomi msyarakat Batam yang lagi kesulitan.
“Terlebih untuk di Batam, kebanyakan mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Kami menghimbau agar perguruan tinggi juga ikut andil membantu, misalnya dengan memberikan keringan biaya kuliaj untuk mahasiswanya,” harap Tumbur.
Dampak dari Covid-19 tersebut memukul semua kalangan masyarakat. Tak terkecuali mahasiswa juga, khususnya yang bekerja sembari kuliah. Sehingga banyak mahasiswa yang mengeluhkan kesulitan kondisi ekonominya, terutama untuk membayar uang kuliah.
“Mahasiswa juga butuh perhatian karena mayoritas mereka juga pekerja. Banyak mahasiswa yang juga terkena PHK. Sedangkan mahasiswa yang wiraswasta juga menurun pendapatannya, bahkan ada yang tak jalan,” terangnya.
Sebagai wakil rakyat, pihaknya selaku anggota DPRD Batam juga berkewajiban memberikan perhatian ke warga Batam, salah satunya terhadap mahasiswa demi kelancaran menempuh pendidikannya.
“Kami berharap perguruan tinggi di Batam mau membantu meringankan biaya kuliah mahasiswanya di saat seperti ini. Jangan sampai karena ekonomi sedang down, banyak mahasiswa yang putus kuliah di kota Batam,” harap Tumbur. (adv)




Komentar