Beranda / Berita Utama / Keluhan Pelanggan ATB 1 Tahun Tidak Tuntas, Konsumen: Cukup Satu Hari Diselesaikan PT Moya

Keluhan Pelanggan ATB 1 Tahun Tidak Tuntas, Konsumen: Cukup Satu Hari Diselesaikan PT Moya

Meteran yang baru dipasang PT Moya(zel)

PROBATAM.CO, Batam – Salah satu Pelanggan Adhya Tirta Batam (ATB) mengeluhkan pembayaran Tagihan ATB di Ruko miliknya yang beralamat di Komplek Maritim Square, belakang BCA Jodoh, Batam, semenjak bulan Oktober 2019 tidak sewajarnya.

Ia mengeluhkan Ruko kosong miliknya itu harus membayar tagihan Rp1,2 juta setiap bulannya.
Hal tersebut diakuinya sudah berlangsung dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan lamanya.

” Kemarin sempat saya sewakan rukonya, tanggal 5 Oktober 2019, tagihan air sudah dibayar oleh penyewa. Tapi di bulan selanjutnya saya bayar sampai Rp1,2 juta padahal ruko saya kosong,” ujar Dewi, di Batam, Kamis (24/12/2020).

Hal tersebut diakuinya berlanjut di bulan berikutnya, merasa tidak wajar, ia pun kemudian mengadukan permasalahan tersebut ke kantor ATB yang beralamat di Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

“Saya adukan dan disuruh menunggu katanya nanti ada petugas cek, 7 hari kemudian memang ada dicek dan benar kosong kata petugas saat dilakukan pengecekan dari lantai 1 hingga lantai tiga, saya putus sambungan air di dalam dan petugas juga sudah tahu itu,” sebutnya.

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Namun setelah pengecekan tersebut tidak ada tindakan yang dilakukan pihak ATB hingga di bulan Agustus 2020 tanpa pemberitahuan, meteran air miliknya dicabut pihak ATB.

” Saya sudah menunggu lama permasalahan ini, sudah banyak menghabiskan waktu saya tapi tiba – tiba meteran dicabut tidak ada pemberitahuan ke saya, padahal katanya kesalahan sistem mereka kenapa saya yang dirugikan,” kesalnya.

Akibatnya selama hampir 1 tahun ia tidak dapat menyewakan ruko miliknya karena permasalahan air.

“Banyak rugi saya, sudah rugi waktu, orang mau sewa ruko juga tidak bisa, rugi saya bayar air ruko kosong.Seharusnya saya bayar abodemen saja, ini malah bayar sampai jutaan,”ungkapnya.

Permasalahan tersebut diakuinya masih ia tunggu. Setelah peralihan konsesi air bersih dari PT.ATB ke PT. Moya ia kemudian mengadukan permasalahan tersebut ke PT. Moya.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Saya adukan kembali ke Moya di bulan Desember 2020 ini sekitar seminggu lalu. Dalam waktu 1 hari saja permasalahan saya sudah selesai. Meteran air langsung dipasang,” ucapnya.

Untuk itu, Ia sangat berterima kasih atas kinerja PT. Moya dalam merespon permasalahannya tentang air bersih.

“Saya sangat apresiasi kepada PT. Moya terhadap permasalahan konsumen. Semoga kedepannya PT. Moya lebih sensitif terhadap permasalahan konsumen,” tutupnya. (zel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement