PROBATAM.CO, Batam – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan Jusuf Kalla (JK) yang menyebut dirinya berjasa membawa Jokowi ke Jakarta untuk menjadi Gubernur dan kemudian menjadi Presiden.
Ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka ini menegaskan jika dirinya bukan siapa-siapa. Tak hanya itu, ia menegaskan jika dirinya adalah anak kampung.
“Saya ini bukan siapa-siapa, saya orang kampung,” kata Jokowi di kediaman Solo, Senin (20/4).
Ketika disinggung soal dirinya menjadi presiden bisa rusak negara, Jokowi menegaskan jika yang menilai bukan dirinya.
“Yang menilai bukan saya (dianggap merusak negara),” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), meluapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang kerap mendiskreditkan hubungannya dengan Presiden ke-7 RI Jokowi. Di tengah fitnah yang menyerangnya terkait polemik ijazah, JK mengingatkan kembali peran vitalnya dalam membawa Jokowi ke kancah politik nasional.
“Kasih tahu semua itu termul-termul itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Setuju? Setuju. Tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden,” tegas JK secara lugas saat menggelar media briefing di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
JK membeberkan kembali sejarah politik kala dirinya turun tangan langsung meyakinkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk membawa dan mengusung Jokowi ke Jakarta sebagai Calon Gubernur DKI.
Keberhasilan di ibu kota itulah yang menurut JK menjadi batu loncatan Jokowi hingga melenggang ke kursi kepresidenan. Bahkan saat Pilpres 2014, JK menyebut posisinya sebagai cawapres adalah permintaan langsung dari Megawati untuk mendampingi Jokowi.
“Ibu Mega bilang ‘Jangan, Pak Jusuf dampingi’. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Jusuf Wakil-nya. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak ada pengalaman,” bebernya menceritakan momen tersebut.
Sumber : KUMPARAN




Komentar