Beranda / Berita Terbaru / Ini Penjelasan Kadinkes Batam Terkait 25 Orang yang Dikarantina di Rumah

Ini Penjelasan Kadinkes Batam Terkait 25 Orang yang Dikarantina di Rumah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, (photo:probatam/zel)

PROBATAM.CO, Batam – Menanggapi kecemasan warga atas 25 orang yang dikarantina di rumah, dikarenakan sempat kontak dengan pasien positif virus Corona, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmajardi, mengatakan ke 25 orang tersebut selama ini selalu dilakukan pemantauan.

“Iya kita pantau selama 24 jam via telepon apakah mereka pergi keluar atau tidak, ini juga masa inkubasinya akan segera berakhir. Karena mereka kontak terakhir tanggal 10 Maret 2020 dan sekitar tanggal 25 Maret 2020 nanti kita akan cek lagi,” kata Didi menjawab PROBATAM.CO, Senin (23/3/2020)..

Ia menyampaikan, pada tanggal 25 Maret yang akan datang, petugas kembali akan mendatangi ke 25 orang tersebut dan memeriksa hasil kesehatan mereka.

“Sejauh ini belum ada yang menunjukkan gejala virus Covid-19 tersebut. Namun untuk lebih akuratnya tanggal 25 nanti akan kita pastikan jika memang tidak ada akan kita bebaskan dari masa karantina,” jelas Didi.

Dia menyebut, tidak hanya itu para petugas medis yang kontak dengan pasien positif corona di Batam juga sudah kita lakukan tes.

Trump Klaim AS Akan Dapat “Debu Nuklir” Iran Tanpa Biaya

” Karena keterbatasan tenaga, kita seleksi yang close contact saja, sudah di tes nanti hasilnya masih menunggu,” ungkapnya.

Untuk itu Didi menghimbau agar masyarakat melakukan Social Distancing dan tidak berkumpul di keramaian serta menjaga jarak aman.

Sebelumnya diberitakan, 1 orang pasien pertama virus corona meninggal dunia di RS Embung Fatimah, Minggu (22/3/2020) malam tadi.

Sebanyak 45 orang yang kontak terakhir dengan korban turut dievakuasi petugas dari lokasi masing-masing. Namun 25 orang diantaranya menolak dan memilih untuk dievakuasi di rumah masing-masing.

Penolakan tersebut membuat warga di sekitar merasa kuawatir, apalagi 25 orang tersebut terlihat tidak dipantau langsung ke lokasi oleh petugas medis. Hal tersebut dikuatirkan dapat membuat warga lain berpotensi terinfeksi jika 25 orang tersebut ada yang tertular.(zel)

Harga Emas Antam Naik Rp 16 Ribu Jadi Rp 2,88 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,87 Juta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement