Beranda / Nasional / Gara-gara Bansos, Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Kecewa dengan Jokowi

Gara-gara Bansos, Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Kecewa dengan Jokowi

Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim saat mengunjungi kantor Suara.com di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (522024). (foto suaracom)

PROBATAM.CO, JAKARTA – Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Cyril Raoul Hakim turut bersuara soal gonjang-ganjing Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sepengetahuannya, ada kekecewaan yang dirasakan oleh menteri termasuk yang paling akrab dengan Jokowi.

Pria yang akrab disapa Chico Hakim itu menyebut dua nama, yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Hal tersebut diungkapnya ketika menjalani wawancara khusus bersama Suara.com.

“Tapi yang saya tahu, kalau Ibu Sri mulyani dan Pak Basuki dan kita denger gosip-gosip, ada kekecewaan di hati mereka dengan apa yang sedang terjadi,” ungkap Chico, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2024).

Kekecewaan itu, kata Chico, didasari oleh penilaiannya terhadap Jokowi di tengah riuhnya Pilpres 2024. Menurutnya, mereka kecewa karena Jokowi sengaja memanfaatkan kekuasaannya untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres.

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Salah satu contoh ialah pembagian bantuan sosial (bansos) yang dilakukan secara masif dan terus menerus beberapa waktu lalu.

Bahkan, Jokowi mengeluarkan program bansos baru bersifat bantuan langsung tunai yang dinamakan BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Tak tanggung-tanggung, Jokowi menggelontorkan anggaran hingga Rp 11,2 triliun untuk menjalankan program tersebut.

Bansos tersebut diserahkan kepada masyarakat pada Februari 2024 atau tepat di masa pencoblosan Pilpres 2024.

Hal tersebut lah yang kemudian disebut Chico melukai hati para menteri.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Ada kekecewaan di hati mereka dengan apa yang sedang terjadi, mempolitisasi fasilitas negara dan lain-lain,” terangnya.

Sri Mulyani Gerah?

Isu mundurnya Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Maju pertama kali dihembuskan oleh ekonom senior Faisal Basri.

Faisal merayu Sri Mulyani untuk mundur sebagai imbas dari ‘kelakuan’ Jokowi yang semakin lupa akan etika pada urusan Pilpres 2024.

Tidak ada bantahan tegas dari Sri Mulyani ketika disodorkan pertanyaan oleh awak media soal isu mundur tersebut.

Tanjung Banon Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru Batam, Amsakar Tekankan Peran Warga Lokal

Sri Mulyani hanya menegaskan kalau dirinya masih tetap bekerja untuk Kabinet Indonesia Maju.

“Ini kerja. Saya bekerja, saya bekerja,” kata Sri Mulyani usai menghadiri rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (19/1/2024).(*/Del)







sumber: suaracom

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement