Beranda / Berita Terbaru / Dukung Ketahanan Pangan Lapas Dabo Singkep Kerja Sama Dengan Politehnik Lingga

Dukung Ketahanan Pangan Lapas Dabo Singkep Kerja Sama Dengan Politehnik Lingga

Foto : Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif SH MH (f-int)

PROBATAM.CO,Lingga – Dukung program ketahana pangan sekaligus untuk memberdayakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep jalin kerjasama dengan Politehnik Lingga. Kerjasama yang tertuang dalam bentuk Memorandum Of Understanding (MOU) ini dijadwalkan akan dilakukan Tanggal 27 Januari 2026.

Dalam kerjasama tersebut nantinya, pihak Politehnik Lingga akan memberikan penyuluhan dan pembelajaran cara bercocok tanam tumbuhan produktif agar mendapatkan hasil pertanian yang maksimal. Selain itu, warga binaan juga akan mendapatkan keahlian yang dapat menjadi bekal usai menjalani hukuman.

“Saya juga memiliki rencana kedepan agar para binaan dapat menempuh pendidikan pertanian secara formal. Kalau terealisasi nantinya begitu selsai menjalani proses hukum keluar warga binaan juga bisa sarjana,” kata Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif SH MH disela kunjungan silaturahmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga diruang kerjanya, Kamis (22/01/2026).

Pria yang pernah bertugas di Karimun ini mengatakan, pihaknya memberikan pembinaan pertanian kepada warga binaan sebagai program pembinaan kemandirian, bertujuan membekali keterampilan bercocok tanam, mendukung ketahanan pangan serta menjadi bekal positif setelah bebas.

“Saat ini kami manfaatkan lahan di wilayah daerah Batu Kacang. Nantinya kami akan intensifkan pekarangan Lapas menjadi perkebunan dengan hasil yang maksimal dengan metode yang lebih mudah,”tambahnya.

Uya Kuya Tegaskan Tak Punya Dapur MBG

Ditambahkan Kalapas,  dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan di lapas Dabo Singkep mencakup hak dasar seperti kesehatan dan makanan layak. Pembinaan pendidikan, keterampilan dan integrasi (pembebasan bersyarat, cuti). Hal ini didukung sistem transparan dan pendekatan humanis dengan tujuan rehabilitasi agar binaan siap kembali ke masyarakat.

“Warga binaan yang berpotensi melakukan tindakan kriminal akan kami pindahkan. Sudah ada tiga warga binaan yang telah kami pindah karena sudah menunjukkan gelagat tidak baik,” imbuhnya.

Pria asal Sumatra Utara ini mengaku betah tinggal di Dabo Singkep ini berharap dukungan dari semua pihak agar dapat menjalankan tugas dengan baik di Lapas Dabo Singkep. “Kami butuh dukungan semua pihak  untuk partisipasi aktif dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai institusi untuk mencapai tujuan bersama,” pungkasnya. (oni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement