PROBATAM.CO, Batam – Ajang Batam International Marching Arts Competition (BIMAC# 2 ) akan digelar pada 27–29 November 2026 di Batam terus menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu event Marching arts bertaraf internasional di Asia Tenggara.
Hingga saat ini, dua tim dari Malaysia telah dipastikan akan berpartisipasi dalam BIMAC 2. Kedua tim tersebut adalah Pekan Colorguard Community dari Pahang, Malaysia, dengan jumlah peserta ,serta De’ Laguna Marching Band dari Kedah, Malaysia,
Kedua tim tersebut berada dibawah pembinaan dan pelatihan Ahmad Muqri bin Zamzam yang juga dikenal aktif dalam pengembangan marching arts di Malaysia.
Selain peserta yang telah terkonfirmasi, panitia juga menerima minat dan proses pendaftaran dari sejumlah tim internasional lainnya yang berasal dari Thailand, Filipina, dan China.
Kehadiran peserta dari berbagai negara tersebut semakin memperkuat posisi BIMAC#2 sebagai ajang kompetisi marching arts yang mampu menarik perhatian komunitas internasional.
Mitahul Rozikin, Kabid EKraf yang akrab dipanggil Zikin, sebagai penanggungjawab Even mengatakan bahwa antusiasme peserta dari luar negeri menjadi indikator positif bagi perkembangan BIMAC.
“Saat ini sudah ada dua tim dari Malaysia yang memastikan keikutsertaannya. Selain itu, beberapa tim dari Thailand, Filipina, dan China juga sedang dalam proses pendaftaran. Ini menunjukkan bahwa BIMAC mulai dikenal dan mendapat perhatian dari komunitas marching arts internasional,” ujarnya.
Tidak hanya peserta mancanegara, BIMAC 2 juga mendapat sambutan positif dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari Kota Batam sendiri, sejumlah unit marching band tingkat SD, SMP, hingga SMA dipastikan akan turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Sementara itu, peserta dari luar Batam yang saat ini masih dalam tahap proses pendaftaran berasal dari berbagai daerah, di antaranya Tanjungpinang, Karimun, Bintan, Lingga, Bengkalis, Medan, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, hingga Kalimantan.
Sementara itu, Ardiwinata Kadisbudpar Kota Batam menyatakan bahwa keberagaman asal peserta menjadi salah satu kekuatan BIMAC#2 sebagai wadah silaturahmi sekaligus ajang peningkatan kualitas seni pertunjukan marching band juga upaya menambah jumlah wosatawan.
“Kami berharap BIMAC #2 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang bertukar pengalaman dan budaya antar peserta dari berbagai daerah dan negara. Kehadiran mereka tentunya akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism dan MICE di Indonesia,” tambahnya.
Ardi juga menyambut baik tingginya minat peserta pada BIMAC#2 tqk terlepas dukungan berbagai pihak seperti PDBI. BP Batam dan lain lainnya.
“Partisipasi tim dari luar negeri menjadi bukti bahwa Batam memiliki daya saing sebagai tuan rumah event internasional. Kami optimistis jumlah peserta akan terus bertambah hingga menjelang pelaksanaan kegiatan, juga dukungan berbagai pihak seperti induk organisasi Marching Band PDBI BP Batam dan pihak pihak lain” ujarnya.
“Dengan semakin banyaknya peserta yang mendaftar, BIMAC 2, Even 2 tahunan ini diharapkan menjadi salah satu event internasional terbesar di Kota Batam pada tahun 2026 sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota tujuan wisata, ekonomi kreatif, dan pusat penyelenggaraan event internasional di kawasan Asia Tenggara,” tambahnya lagi. (*/hel)





Komentar