Beranda / KEPULAUAN RIAU / Dua Kali Test Swab, Sembilan ABK KM. Kelud yang Dirawat di RSKI Covid-19 Galang, Dinyatakan Sembuh

Dua Kali Test Swab, Sembilan ABK KM. Kelud yang Dirawat di RSKI Covid-19 Galang, Dinyatakan Sembuh

Semua pasien ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Batam.(Photo: mcb)

PROBATAM.CO, Batam– Sebanyak sembilan Anak Buah Kapal (ABK) KM Kelud yang positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dinyatakan sembuh. Semua pasien ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Batam.

“Mereka sudah dua kali dilakukan tes swab dan dinyatakan negatif,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi, Senin (4/5/2020).

Ia mengatakan dengan penambahan sembilan orang yang sembuh tersisa lima pasien lagi yang dirawat. Sebelumnya terdapat 40 ABK KM Kelud yang diperiksa dan 11 orang negatif.

“Dari 29 terkonfirmasi positif, sudah 24 pasien yang sembuh setelah dirawat di RSKI Covid-19 Galang,” ujar Wali Kota ini.

Adapun sembilan pasien yang dinyatakan sembuh pada Senin (4/5) yakni Abdul Rahman (53), Fajar Fitriansyah (32), Frans Haris Matondang (31), Djohari (51), Hilman Purnama (26), Mashuri (38), Medi Herdiana (52), Taufik Hidayat (39) dan Tugimin (51).

Israel Akui Foto Tentara IDF Pukul Patung Yesus di Lebanon Asli

“Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif yang sembuh yang merupakan Crew KM Kelud dalam perawatan di RSD Covid-19 Galang,” ujarnya.

Rudi menyampaikan, kasus tersebut bukan kasus yang tercatat terkonfirmasi positif Kota Batam mengingat mereka bukan warga dan tidak berdomisili di Kota Batam.

Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Batam.(Photo: mcb)

“Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab, pasien diperbolehkan pulang dari rumah sakit,” kata dia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menambahkan, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.

“Sampai di rumah pasien tetap melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari,” ujarnya. (mcb).

Bahlil Sebut Harga Pertamax Berpeluang Naik karena Perang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement