PROBATAM.CO, Batam – Tim Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam berkunjung ke RS Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Sabtu (30/5/2020).
Tim Surveilans Dinkes Kepri dan Dinkes Kota Batam tanpa mengenal hari libur itu, dalam kunjungannya dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dr. Tjetjep Yudiana, M.Kes, juga diikuti oleh Kabid P2P dan Kabid Yankes Provinsi Kepri serta Kasi Surveilans Kota Batam H. Irnal Safei, SKM.
Kunjungan dalam rangka koordinasi penanganan pasien Covid-19 serta Penyelidikan Epidemiologi terhadap pasien-pasien yang dirawat/karantina di RSKI Covid-19 Pulau Galang itu disambut oleh Karumkit, dr. Khairul Ikhsan Nasution (KIN) Sp.BS dan timnya.

“Saat ini ada 39 pasien yang sedang dirawat/karantina di RSKI Covid-19 Pulau Galang dan sebagian besar kondisi mereka stabil dan tanpa gejala,” kata Karumkit RSKI Pulau Galang dr. Khairul Ikhsan Nasution saat menyambut Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana bersama rombongan, di RSKI Covid-19 Pulau Galang, Sabtu (30/5/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dr. Didi Kusmajadi melalui Ketua Tim Surveilans H. Irnal Safei, SKM kepada PROBATAM.CO, Minggu (31/5/2020) siang mengatakan melalui koordinasi yang dilakukan, disepakati bersama bahwa untuk penyelidikan epidemiologi (PE) dan kontak trasing pasien-pasien yang dirawat/dikarantina di RSKI Covid-19 Pulau Galang.
“Selanjutnya akan di-PE dan trasing oleh Tim Surveilans Dinkes melalui telepon seluler secara kolektif di tiap-tiap kamar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepri dr. Tjetjep Yudiana menambahkan, selain itu, dalam rangka Pengembangan Penelitian dan Percepatan Pemeriksaan Hasil Swab Pasien RSKI Covid-19 Pulau Galang, Dinkes Provinsi Kepri akan memfasilitasi Pengajuan Pengadaan Alat PCR untuk RSKI Covid-19 Pulau Galang ke Menkes RI.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kesehatan Kepri dan Karumkit RSKI Covid-19 men-trasing salah satu pasien secara langsung dengan memakai APD lengkap termasuk baju hazmat yang biasa dipakai oleh tim medis di ruang isolasi.
“Dari hasil wawancara diketahui kalau pasien yang ada di RSKI Covid-19 ini diperlakukan dengan sangat baik, mereka diperiksa setiap 2 kali sehari, melakukan olah raga bersama 2 kali sehari, diberi madu dan vitamin tiap hari,” ungkap Tjetjep.
Karumkit RSKI Covid-19 Pulau Galang yang akrab disapa dengan dr. KIN ini mengatakan kalau pasien-pasien selalu dilayani dengan hati dan ikhlas, karena memang banyak pasien positif Covid-19 yang down dan butuh diberi semangat dan di-encourage untuk sembuh dan kembali produktif.

“Diharapkan kedepannya kasus Covid-19 di Provinsi Kepri khususnya Kota Batam bisa menurun, hal ini tentu sangat tergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.
Seperti diketahui tim surveilands dan tenaga medis gugus tugas percepatan penanangan Covid-19 yang ada di Kepri termasuk kota Batam merupakan garda terdepan di lapangan dalam pelayanan dan menangani ratusan kasus covid-19.
” Di hari libur siang dan malam tetap semangat menagani Covid-19 se kota Batam,” kata Bidan Leni, salah satu Tim Surveilans Dinkes Kota Batam menjawab PROBATAM.CO, Minggu (31/5/2020) siang. (iin).




Komentar