PROBATAM.CO, Batam – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Batam menilai Pemko Batam tak peka terhadap nasib masyarakat di tengah pandemi saat ini.
Pelaku UKM Batam, yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Kepri Bidang UMKM, Safrudin Andi Bola mengatakan, hal ini bisa dilihat dari langkah Pemko Batam membangun proyek lampu hias setinggi 10 meter di kawasan Laluan Madani Baloi, yang dinilai tak begitu penting dan mendesak.
Menurut dia, seharusnya pemerintah saat ini harus lebih mementingkan bagaimana membantu masyarakat di tengah pandemi corona.
“Hal ini sangat kami disesalkan kepada pemerintah. Kami anggap pemerintah tidak peka dengan kondisi masyarakat di tengah pandemi saat ini,” kata Andi Bola.
Ia mengatakan, selama ini para pelaku UKM hanya mendengar, dan melihat berita-berita bantuan untuk UKM yang terdampak corona, sehingga gulung tikar dan tidak bisa dagang lagi.
“Banyak pelaku UKM mau dagang lagi, tapi tak ada modal. Ini seharusnya yang dibantu pemerintah, bukan membangun lampu hias yang tak begitu mendesak dan penting di saat seperti ini,” jelasnya.
Pemberitaan tentang bantuan pemerintah, termasuk untuk para pelaku UKM belum juga terlihat. Menurut dia, bantuan yang ada saat ini hanya bantuan sembako kepada masyarakat, dan sebagian mungkin diterima juga pelaku UKM.
“Persoalannya sekarang kami dengar bantuan sekian dari pusat, terus untuk UKM. Tapi itu hanya berita sekadar angin surga saja,” kata Andi.
Ia mengatakan, pelaku UKM sangat menyesalkan yang dilakukan Pemko Batam yang dinilai tak peka terhadap kondisi masyarakat.
“Kalau itu mau dibangun, tunggulah setelah pandemi. Ditanya tak ada duit lagi, tapi kenapa sekarang bikin lampu hias dan jika dilihat tak mendesak,” ujarnya.
Bahkan persoalan Indomaret dan Alfamart yang selama ini selalu dikeluhkan para pelaku UKM juga tak ada tidak lanjut.
“Ini gimana, pemerintah apa yang dilihat saat ini. Kalau soal lampu hias dah banyak di Batam. Yang dibutuhkan saat ini bantuan bagi masyarakat, terutama modal bagi para pelaku UKM,” katanya.
Sementara Walikota Batam Muhammad Rudi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam Suleman Nababan belum memberikan tanggapan tentang hal ini. (hai)




Komentar