PROBATAM.CO, Batam – Hunian pencakar langit yang mengangkasa 350 meter milik Pollux Properties Group dan keluarga BJ Habibie ambruk, tepatnya dinding atau pagar pembatas setinggi 3 meter pada bangunan tersebut.
Bahkan dari kejadian ini, sedikitnya ada rumah yang berada di perumahan Citra Batam mengalami kebanjiran, hal ini disebabkan oleh jalan yang ada di depan perumahan tersebut tertutup reruntuhan dinding apartemen Pollux yang ambruk.
Tidak saja banjir, bahkan warga yang rumahnya tertimpa akibat reruntuhan pagar pembatas tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah alat elektronik karena tertimbun.
“Bahkan sepeda motor dan mobil juga ada sebagian yang tertimbun,” kata Edi ditemui disekitar lokasi kejadian.
Edi mengatakan air yang masuk ke rumah setinggi satu meter lebih, seperti air Bah dan mengakibatkannya genangan air yang masuk di dalam rumah.
“Ada tujuh rumah, dan semua itu rumah yang berada di blok D,” jelasnya.
Kembali Edi menegaskan, pihaknya bersama warga yang menjadi korban akan mempertanyakan surat izin pembangun seperti amdal untuk kelayakann kekuatan beton, baja, tanah dan lainnya.
“Masa apartemen sekelas internasional bisa seperti ini,” pungkasnya.
Sayangnya sampai saat ini tidak satupun pihak Management Pollux yang berhasil dihubungi.
Pantauan Probatam.com di lapangan, sampai saat ini reruntuhan tersebut masih menutupi jalan, tidak saja air, bahkan lumpur juga ikut masuk kedalam rumah warga. (rif)




Komentar